by

DPR Minta Benahi Regulasi untuk Stabilitas Harga Pangan

Jakarta: Anggota Komisi IV DPR Firman Subagyo meminta pemerintah membenahi aturan dan regulasi untuk menstabilkan harga komoditas pangan.

“Sebelum pengawasan, regulasinya dulu dibenahi apakah benar, apakah seperti yang diharapkan. Kenapa, dari komoditas, dari distribusinya,” kata Firman dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Rabu (22/6/2022).

Ia mengingatkan, perlunya menekan biaya distribusi dari daerah asal ke daerah tujuan suatu komoditi.

“Indonesia ini kan negaranya kepulauan. Sebagai contoh sapi produksi terbesar di Madura, kemudian di NTT. Sedangkan pengkonsumsi daging sapi terbesar di DKI Jakarta. Berapa biaya dari NTT ke sini dan berapa biaya Madura ke sini? Kenapa tidak didesain kebutuhan komoditi, contoh daging. Apakah tidak ada di sekitar daerah Jawa Barat, Banten dan sekitarnya ini yang bisa dijadikan untuk memproduksi sapi, saya yakin ada,” paparnya.

Firman mengingatkan, agar tidak terjadinya ego sektoral antar lembaga, sehingga berdampak pada pangan.

“Di situ peran Kementerian Perdagangan untuk mengawasi Badan Pangan. Ini enggak bisa sendiri-sendiri. Kelemahan kita adalah ego sektoral antar lembaga sangat luar biasa, masing-masing punya konsep perencanaan sendiri,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, ke depan Bappenas harus membuat perencanaan pembangunan sektor pertanian.

“Bappenas itu membikin perencanaan pembangunan sektor pertanian ke depan itu seperti apa rencana strateginya, blue printnya seperti apa. Bappenas harus mampu mensinergikan antar lembaga ini,” paparnya.