by

Covid-19 Naik Alarm Penanganan Komprehensif

Jakarta: Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, kenaikan kasus positif Covid-19 menjadi alarm untuk penanganan lebih komprehensif.

Hal itu ia katakan karena terjadi kenaikan kasus mingguan sebesar 105 persen. Dari 3.688 pada minggu lalu, menjadi 7.587 di minggu ini.

“Meskipun angka kenaikan ini terbilang tidak tinggi dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia secara keseluruhan, tetapi kenaikan ini merupakan alarm yang perlu kita waspadai,” kata Wiku kepada wartawan, Senin (27/6/2022).

Lenih lanjut, ia menyayangkan selama enam hari berturut-turut, kasus terus berada di atas angka seribu, padahal dalam 2 bulan terakhir, kasus harian berhasil dipertahankan di bawah seribu kasus. Masyarakat pun diimbaunya untuk menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

“Protokol kesehatan harus kembali dikencangkan dan setiap individu sedianya turut bertanggung jawab melindungi diri dan untuk orang-orang terdekatnya,” tambahnya.

Lebih jauh, Wiku menyatakan, seharusnya dengan naiknya angka kematian, maka evaluasi dan mitigasi perlu segera dilakukan, agar kematian tidak terus meningkat.

“Meskipun jumlahnya tidak besar dibandingkan jumlah kasus positif, seharusnya jumlah kematian dapat ditekan. Selalu saya tekankan bahwa satu kematian saja terbilang nyawa,” tegasnya.

Ia menerangkan, selain protokol kesehatan, ada beberapa hal yang perlu untuk kembali digencarkan, di antaranya deteksi kasus sedini mungkin dengan meningkatkan kesadaran menuju tempat testing Covid-19 untuk diperiksa.

“Terutama kepada individu yang bergejala atau setelah itu berkontak erat dengan pasien positif Covid-19. Selain itu, kepada pemerintah daerah untuk kembali memastikan bahwa tempat testing ada dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.