Viral Makan di Restoran Habis Rp6 Juta, Food Vlogger Tunjukkan Struk andamp Es Teh Seharga Rp100 Ribu

Jakarta – Bagikan unggahan harga makanan di sebuah restoran, seorang food vlogger menunjukkan struk dengan total pembayaran Rp6 juta.

Ia menunjukkan harga makanan di restoran seperti nasi goreng seharga Rp600 ribuan hingga es teh Rp100 ribu.

Unggahan food vlogger tunjukkan nota makan di restoran habis Rp6 juta itu pun viral di media sosial.

Hal itu diketahui dari akun media sosial TikTok @kokorakuss.

Ia tampak mengunggah sebuah postingan dengan beberapa foto dengan keterangan bertuliskan:

“Siapapun tolong traktir gw, penasaran banget nyobain fuyunghainya”

Dalam unggahan tersebut pengunggah diketahui tengah membeli sejumlah makanan di sebuah restoran dengan total 10 orang.

Berikut rincian dalam nota yang diunggah oleh akun TikTok @kokorakuss :
Table 24-29 dengan 10 orang

Udang Mayones: Rp719.800

Fuyunghai: Rp799.900

Kang Kung Ca: Rp439.600

Tahu Ikan Asin Po: Rp439.800

Sotong gr: Rp479.800

Baca juga: Sosok Warga Negara Jerman Buka Restoran Steak Bernuansa Bambu di Lereng Gunung Wilis Kediri

Lalu ada yunanpo: Rp519.800

Nasgor Ikan Asin: Rp639.600

Teko 3 Es Lemon Tea: Rp104.700

Sotong gr: Rp479.800

Brokoli Ca: Rp279.800

2 Cola: Rp59.800

2 Nasi: Rp38.000

Dengan total harga sebesar Rp5.249.400 ditambah pajak 10 persen, maka semuanya berjumlah Rp5.774.340 atau hampir Rp6 juta.

Tak hanya menunjukkan nota dengan harga yang dirasa sangat mahal, pengunggah juga mengunggah sejumlah review dari pengunjung lain.

Banyak pengunjung lain yang merasa kecewa dan merasa harga tersebut tidak masuk akal.

Berdasarkan sejumlah tangkapan layar review dari pengunjung lain juga mengungkapkan, menu yang mereka pesan dengan total jutaan rupiah.

Unggahan tersebut mendapat ribuan komentar netizen dengan respons yang beragam dan telah dibagikan dan disukai ribuan pengguna TikTok lainnya.

“ES LEMON TEA 3 GELAS 480ribu???????????????”

“kangkung 400k, curiga bukan kangkung tapi morning glory”

“Fuyunghai 799.900 curiga telornya pake telor si abang koki”

“Resto ini bukan untuk kaum mendang mending, Sanur Juanda memang legend”

“Klo bener sanur juanda itu resto Chinese enak YTTA .. biasanya aku ber3 emg 2 jtaan sih .. tapi enyaaaakkkkkkk”

“herannya ini SANUR RESTAURANT JUANDA selalu rame aja walaupun mahal, mungkin karena di tengah kota dan pasarnya ya orang⊃2; kaya”

Sebelumnya, pernah viral wisatawan keluhkan harga es teh Rp15 ribu dan nasi putih Rp26 ribu di warung makan di kawasan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur (Jatim).

Pemilik warung makan diduga menaikkan harga tak wajar untuk makanan atau minuman yang dipesan wisatawan.

Wisatawan yang berkunjung pun mengeluhkan praktik tengkik harga di Telaga Sarangan.

Namun salah satu penjual akhirnya buka suara usai dituduh menaikkan harga.

Keluhan wisatawan yang berkunjung ke salah satu destinasi wisata andalan Jawa Timur ini pun disampaikan lewat video yang viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 24 detik, terdapat keterangan harga sejumlah makanan dan minuman yang dijual di tempat tersebut.

“Ini warung harganya tidak pakai otak. Siapa aja yang ke Sarangan jangan pernah beli di tempat ini kalau enggak mau jadi korban berikutnya.

Tapi kalau tidak percaya silahkan dicoba, es teh Rp 15.000 nasi putih Rp 26.000, milo botol kecil Rp 20.000, rica-rica Rp 35.000, (air) mineral Rp 10.000,” demikian tertulis dalam unggahan video tersebut.

Selaku salah satu pemilik rumah makan, Harjanti, klarifikasi.

Ia mengaku sudah tahu soal adanya video tersebut pada Rabu (29/11/2023) pagi.

Dia mengaku, orang yang mengunggah keluhan harga di media sosial adalah pelanggan yang datang sepekan lalu.

Rupanya pembeli tersebut minta tambahan es batu.

“Ada lima orang yang beli kemarin. Mereka pesan rica-rica sama teh, tapi mereka kemudian minta tambahan es batu lima gelas,” ungkapnya.

“Kalau teh harganya Rp10.000, karena minta tambahan es kita hitung Rp5.000 untuk es batu yang lima gelas,” kata Harjani saat ditemui Kompas.com di rumah makannya pada Rabu (29/11/2023).

“Saat membayar mereka mengira tambahan es batunya kita hargai Rp5.000 per gelas, padahal esnya kita hitung Rp1.000 per gelas,” ujar dia.

Harjanti mengaku sudah berusaha memberikan penjelasan terkait harga es batu sebesar Rp5.000 untuk lima gelas di nota pembayaran.

Namun kelima pembeli tersebut buru-buru pergi.

“Daripada bermasalah soal es batu, kita mau kembalikan uang yang Rp5.000, tapi mereka sudah menghilang,” imbuh Harjanti.

Lebih lanjut Harjanti membantah pihaknya menaikkan harga makanan yang dipesan pembeli secara sepihak.

Sebab di rumah makan miliknya sudah terpampang menu serta harga makanan dan minuman.

“Menu dan harga kami tampilkan, kalau memang ada yang merasa mahal, kami tidak pernah memaksa membeli,” ucapnya.

Terlihat di dinding bagian kanan rumah makan terpampang menu dan harga dari makanan yang disajikan.

Seperti nasi goreng seharga Rp25.000, ayam bakar seharga Rp35.000, sosis goreng Rp25.000.

“Pembeli memahami jika ini di lokasi wisata, kemudian rasa yang kami sajikan juga berbeda,” katanya.

Selanjutnya Silakan Baca Berita Kami Di GoogleNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *