WHO Tetapkan Vaksin Pfizer untuk Penggunaan Darurat

0
(0)

Site Logo

Site Logo
HOME
NASIONAL
INTERNASIONAL
DAERAH
EKONOMI
OLAHRAGA
TEKNOLOGI
HIBURAN
HUMANIORA
TANGGAP BENCANA
EDITORIAL
BERITA FOTO
PODCAST
VIDEO JURNALIS
INFOGRAFIS
INDEKS
WHO Tetapkan Vaksin Pfizer untuk Penggunaan Darurat
Bagikan :
(Anadolu Agency)

Oleh: Nugroho Editor: Nugroho 01 Jan 2021 09:20
KBRN, Jenewa: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Kamis (31/12/2020) mendaftarkan vaksin Pfizer/BioNTech sebagai obat pertama yang menerima validasi darurat sejak wabah virus corona dimulai setahun lalu.

“Ini adalah langkah yang sangat positif untuk memastikan akses global ke vaksin COVID-19,” kata Dr. Mariangela Simao, asisten direktur jenderal WHO untuk akses ke obat-obatan dan produk kesehatan.

“Tetapi saya ingin menekankan perlunya upaya global yang lebih besar untuk mencapai pasokan vaksin yang cukup untuk memenuhi kebutuhan populasi prioritas di mana pun,” katanya, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Jumat (1/1/2021).

Setahun yang lalu, ketika Beijing pertama kali mengidentifikasi virus corona baru, SARS-CoV-2, yang menyebabkan pandemi COVID-19, tidak ada kasus yang diketahui di luar Cina.

Tetapi hari ini, ada lebih dari 83 juta kasus COVID-19 dan lebih dari 1,8 juta kematian global yang dikonfirmasi, menurut Johns Hopkins University of Medicine di AS.

Pada 2 Desember, Inggris menjadi negara Barat pertama yang menyetujui vaksin melawan COVID-19 ketika memberikan lampu hijau untuk vaksin yang diproduksi oleh raksasa farmasi AS Pfizer dan perusahaan bioteknologi Jerman BioNTech. Rusia telah memberikan vaksin Sputnik V.

Hingga 50 negara termasuk AS dan UE sekarang telah menyetujui vaksin untuk penggunaan darurat atau normal.

Daftar Penggunaan Darurat WHO membuka pintu bagi negara-negara untuk mempercepat proses persetujuan peraturan mereka untuk mengimpor dan mengelola vaksin.

Ini juga memungkinkan badan di bawah PBB, UNICEF dan Organisasi Kesehatan Pan-American untuk mendapatkan vaksin untuk didistribusikan ke negara-negara yang membutuhkan.

“WHO dan mitra kami bekerja siang dan malam untuk mengevaluasi vaksin lain yang telah mencapai standar keamanan dan kemanjuran,” kata Simao.

“Kami mendorong lebih banyak lagi pengembang untuk maju untuk ditinjau dan dinilai. Sangat penting bagi kami untuk mengamankan pasokan penting yang diperlukan untuk melayani semua negara di seluruh dunia dan membendung pandemi,” tambah pernyataannya tersebut.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *