WHO: Metode Herd Immunity untuk Atasi Covid-19 Sangat Berbahaya

0
(0)

Jenewa – Salah satu metode yang dipilih beberapa kalangan dalam mengatasi pandemi virus corona (Covid-19) adalah herd immunity. Istilah epidemiologi ini bermakna sebagai kekebalan kelompok.

Paham ini berdalih, sebaran dan infeksi virus corona (Covid-19) ini lama-lama akan membuat masyarakat kebal. Terlebih lagi bila sebagian besar masyarakat sudah menjalani vaksin, maka populasi di lingkungan itu akan terlindungi dari serbuan corona.

Metode ini ternyata sangat tidak dianjurkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dalam konferensi pers di Jenewa, Swiss, dua hari lalu, WHO jelas-jelas menyatakan herd immunity sebagai sangat berbahaya.


Direktur Eksekutif Program Darurat Kesehatan WOH, Dr Mike Ryan, punya prinsip yang berbeda soal herd immunity. “Tidak ada satu pun yang selamat, sebelum semuanya selamat,” ujarnya.

Menurut dia, infeksi corona adalah penyakit yang sangat serius. Bahkan dia menilai, virus ini sebagai musuh publik nomor satu. Karena itu, penanganannya haruslah serius juga dan tidak bisa dibiarkan begitu saja.

Ryan mengaku sangat khawatir jika ada negara yang menerapkan paham tersebut. Dia sama sekali tidak pernah membayangkan ada suatu negara yang bisa mengatasi wabah corona dengan cara menerapkan kekebalan kelompok. Hal itu dianggapnya sebagai sesuatu yang ajaib.

“Saya tidak yakin ada negara yang berani menerapkan hal itu. Perhitungannya sangat berbahaya dan berisiko. Semua pemerintahan pasti akan memperhatikan keselamatan rakyatnya, sembari berpikir tentang kondisi ekonomi,” ungkapnya.

Ia menganjurkan agar semua negara memperhitungkan dengan seksama untuk memutuskan telah memasuki fase baru peperangan melawan virus corona. Jika prioritas yang dilakukan sudah benar, urainya, maka bisa memasuki fase berikutnya. Penjelasan ini terkait dengan mulai banyaknya egara yang melonggarkan kebijakan penguncian. (berbagai sumber/AS/ii)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Facebook Setuju Bayar Ganti Rugi 52 Juta Dolar AS Pada Moderator Kontennya

Fri May 15 , 2020
0 (0) Jakarta – Facebook setuju membayar senilai 52 juta dolar AS kepada para moderator kontennya yang mengalami trauma psikologis akibat pekerjaan mereka yang melihat dan memeriksa gambar kekerasan di platform tersebut. Penyelesaian ini melibatkan lebih dari 10.000 para moderator dan mantan moderator konten Facebook, yang akan mendapatkan hingga 50.000 […]