Tuesday, April 20

Wasekjen Partai Demokrat Singgung Soal Kartu Prakerja, Ini Kata Ruangguru

Jakarta – Co-founder Ruangguru, Iman Usman menjelaskan soal keterlibatan unit usahanya yang dinamakan Skill Academy by Ruangguru, yang menjadi mitra resmi pemerintah di program kartu Prakerja. Iman menjelaskan bahwa Skill Academy sudah ada sebelum adanya Kartu Prakerja dan tak tahu mengenai alur pendanaan Kartu Prakerja.

“Sedari awal proses diskusi, saya sudah menjadi pengambil keputusan tertinggi dari Ruangguru dan mengepalai segala bentuk korespondensi antara @skillacademy_id dan pihak pemerintah. @skillacademy_id diluncurkan sejak pertengahan tahun lalu, sebagai pengembangan dari produk @ruangguru yang ada saat ini. Sepengetahuan saya, program Kartu Prakerja sendiri merupakan bagian dari janji kampanye Presiden Jokowi dan proses persiapan serta implementasinya dimulai dari tahun lalu.” ujar Iman dalam akun Twitter-nya, Jakarta, Rabu (15/4).

Sementara itu, Iman mengatakan program Kartu Prakerja dimodifikasi dan mayoritas pendanaan Kartu Prakerja itu langsung digunakan untuk transfer tunai. Jadi mayoritas dana pelatihan Kartu Prakerja dijadikan bantuan ekonomi.

“Kenapa tidak transfer tunai sepenuhnya? Terus terang saya kurang tahu, karena saya dan platform lainnya tidak dilibatkan dalam diskusi mengenai hal tersebut. Mungkin maksudnya agar ada dampak jangka panjang,” kata Iman.

“Jadi @skillacademy_id bukan lahir karena ada program Prakerja. Apalagi untuk memanfaatkan situasi pandemik covid-19 saat ini,” imbuh Iman.

Sebelumnya, Wasekjen Partai Demokrat, Rachland Nasidik menyinggung keterlibatan aplikasi Ruangguru yang didirikan oleh salah satu staf khusus Jokowi, Adamas Belva Syah Devara di program kartu prakerja.

“Perusahaan yang dipimpin stafsus Milienial Presiden jadi salah satu mitra pemerintah dalam menjual pelatihan online bagi peserta kartu prakerja. Total anggaran dari negara: Rp 5,6 Triliun,” cuit Rachland dalam akun Twitternya. (ii)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *