by

Viral Citayam Fashion Week, Hunian di “SCBD” Makin Prospektif

Jakarta – Keramaian “Citayam Fashion Week” dimulai oleh anak-anak muda Citayam, Bojong, Depok dan sekitarnya yang dengan mudah dapat mengakses area business district Sudirman menggunakan angkutan umum seperti kereta Commuter Line menuju Jakarta.

Selain transportasi umum, keberadaan Tol Depok-Antasari (Desari) dan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) juga memudahkan akses menuju business district Jakarta dari daerah-daerah di Depok yang sebelumnya belum banyak dilirik sebagai incaran hunian karena lebih jauh dari lokasi stasiun.

Adanya kemudahan akses transportasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi para pekerja kerah putih di Kawasan Sudirman Center Business District (SCBD) untuk melirik “SCBD” lainnya sebagai lokasi hunian, yaitu Sawangan, Citayam, Bojong, Depok dan sekitarnya.

Marine Novita, Country Manager Rumah.com menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur di koridor selatan Jakarta seperti Tol Desari dan Tol Cijago yang nantinya akan terkoneksi dengan tol di wilayah Bogor tentunya akan membuka kesempatan dan peluang bagi para pengembang properti yang mengembangkan proyeknya di selatan Jakarta.

“Hal ini sejalan dengan data Rumah.com Indonesia Property Market Report Q1 2022 dimana Kota Depok mencatat kenaikan baik pada indeks harga, suplai, maupun permintaan dibandingkan kota-kota lain di Jabodetabek. Konsumen kini tidak lagi terpaku pada kawasan Cinere yang selama ini menjadi primadona di Kota Depok,” jelas Marine.

Menurut data Rumah.com Indonesia Property Market Report Q1 2022, indeks harga rumah di Kota Depok bertumbuh cukup konsisten selama setahun terakhir, seiring dengan melambatnya kenaikan indeks suplai. Pada kuartal satu tahun 2022, indeks harga properti di Depok naik 2,7 persen secara kuartalan dan naik 7,7 persen secara tahunan.

Di sisi suplai, indeks mengalami kenaikan sebesar 3,0 persen secara tahunan namun turun tipis sebesar 0,8 persen secara kuartalan. Sementara indeks permintaan, tidak terjadi peningkatan maupun penurunan secara kuartalan namun secara tahunan terlihat penurunan sebesar 15,1 persen. Stagnasi indeks secara kuartalan pada Q1 2022 dapat menunjukkan adanya perbaikan tren permintaan rumah di Kota Depok.

“Data Rumah.com Indonesia Property Market Index (RIPMI) tersebut memiliki akurasi yang cukup tinggi untuk mengetahui dinamika yang terjadi di pasar properti di Indonesia, karena merupakan hasil analisis dari 700.000 listing properti dijual dan disewa dari seluruh Indonesia, dengan lebih dari 17 juta halaman yang dikunjungi setiap bulan dan diakses oleh lebih dari 5,5 juta pencari properti setiap bulannya,” pungkas Marine.(ji)