by

Upaya Jitu Kurangi Sampah Makanan, Surplus Gangdeng PPKUKM DKI Jakarta

HarianNasional.Com, Jakarta – Persoalan limbah makanan yang terbuang atau food loss and waste di Indonesia semakin tahun semakin meningkat bahkan kini mencapai puluhan ton pertahunnya.

Selain berdampak aspek lingkungan, sosial bahkan kerugian ekonomi pun bisa mencapai ratusan triliunan per tahunnya.

Kini Pemerintah tengah memperkuat komitmen untuk mengurangi dan melakukan penanganan sampah termasuk sampah makanan dengan menggandeng berbagai pihak melalui kebijakan dan strategi pengurangan dalam pengelolaan sampah makanan.

Hal ini berlangsung dengan Penandatangan kerjasama antara Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta dengan Aplikasi Surplus.

CEO Surplus, Agung Saputra mengatakan kerjasama ini merupakan upaya kita bersama untuk mengurangi sampah pangan.

“Kehadiran Aplikasi Surplus ini sedikit memberikan solusi di tengah mengurangi volume sampah makanan (food waster) yang cukup tinggi di Indonesia “, ujar Agung di Jakarta,(23/11/2021).

Dengan Konsep menyediakan layanan lanjut Agung, setidaknya memberikan win win solusi kepada toko makanan sebelum mereka membuang makanannya.

“Dengan aplikasi Surplus ini , kita memberikan solusi untuk membeli makanan yang belum terjual dari toko makanan sebelum waktu tutup dengan diskon minimal 50%”,jelasnya.

Jadi menurutnya, Aplikasi Surplus dapat mempermudah bagi pemilik tempat usaha di sektor Makanan seperti restoran, cafe, toko roti, dan sebagainya untuk menjual makanannya yang belum habis terjual atau mendekati masa kadaluarsanya.

“Jadi hal ini bisa menjadi peluang bagi pemilik bisnis untuk mendapatkan keuntungan lebih dengan memanfaatkan aplikasi Surplus dengan tidak membuang bahkan produknya pun terjual”,ungkapnya.

Dengan menggunakan aplikasi Surplus tentunya dapat mengurangi biaya pembuangan sampah dan mendukung program pemerintah untuk mengurangi sampah makanan demi lingkungan yang berkelanjutan dan sekaligus bagi konsumen mendapatkan makanan dengan harga yang terjangkau.

Kita ketahui, Aplikasi Surplus merupakan aplikasi yang efektif dan bermanfaat bagi pemilik bisnis, konsumen, maupun masyarakat bergandengan tangan untuk mengurangi sampah pangan.

“Ini terbukti 1 tahun belakangan ini aplikasi Surplus berkontribusi mengurangi sampah makanan sebanyak 1 ton setiap bulannya”,Tegas CEO Surplus.

Untuk mendukung pengurangan sampah pangan dengan pemggunaaan Aplikasi Surplus untuk konsumen dan pemilik usaha dapat diunduh di Google Playstore secara gratis.

Sementara di kesempatan yang sama, Kelapa dinas PPKUKM, Elizabeth Ratu Rante Halo menyampaikan Pelaksanan perjanjian kerjasama ini upaya komitmen pemerintahan DKI Jakarta Dibawah kepemimpinan Anies Baswedan.

“Ini salah satu upaya kita dalam rangka memposisikan kota Jakarta untuk mengurangi sampah dalam dalam hal ini sampah makanan”,ujar Kadis.

Bahkan ia juga menghimbau Kepada seluruh pejabat dilingkungannya agar semua berjuang untuk mewujudkan program dalam dalam PKS ini.

‘Kita harus bersinergi terus dengan Surplus sehingga nantinya tercapai kerjasama yang baik kedepannya”,ungkap Elizabeth.

Untuk melanjutkan PKS ini , Jajaran Dinas PPUKM akan sosialisasikan kepada Ribuan Wirausaha anggota jakpreneur
untuk berkaloborasi dengan aplikasi Surplus.(rd)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *