by

Tuan rumah Rebut Enam Emas

Jayapura : Atlet tuan rumah Papua membuat start bagus pada hari pertama Senin (8/11/2021) lomba cabang olahraga para renang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI 2021 yang berlangsung di Arena Akuatik Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura.

Dari 30 nomor di hari pertama, Papua mampu merebut tujuh medali dengan rincian enam emas dan satu perak.

Agnes M. Yowei menjadi peraih emas pertama untuk tuan rumah setelah mencatatkan waktu 1 menit 18,32 detik dalam lomba nomor 100 meter gaya bebas putri S9 unggul atas dua wakil Kalimantan Selatan Norlatifah dan Fitriah yang masing-masing meraih perak dan perunggu.

Emas perdana Agnes memotivasi atlet tuan rumah lainnya untuk menjadi yang terbaik. De Jhon Waromi yang turun pada nomor 100 meter gaya bebas putra S12 berhasil meraih emas kedua untuk Papua usai membukukan catatan waktu 1 menit 09,51 detik.

Dalam nomor ini, Papua juga meraih perak melalui Karel Yarisetouw yang finis di posisi ketiga dengan 1 menit 10,62 detik.

Andrew David Uada menyusul menambah pundi-pundi emas tuan rumah menjadi tiga setelah finis pertama pada nomor 100 meter gaya bebas putra S13 dengan membukukan 1 menit 01,35 detik.

Dilanjutkan Marlanda Oropa yang turun pada nomor 100 meter gaya bebas putri S14 meraih emas untuk Papua dengan catatan waktu 1 menit 14,06 detik dan Elsaday Teddy Lavin yang mencatatkan waktu 37,60 detik dalam perlombaan nomor 50 meter gaya punggung putra S9.

Sedangkan medali emas mas terakhir yang diraih Papua pada hari pertama di arena para renang dipersembahkan Resti Imbarawai Sawaki usai finis pertama dengan waktu terbaik 46,45 detik untuk nomor 50 meter gaya punggung putri.

Pelatih para renang Papua, Johan Karubaba, mengatakan hasil yang telah dicapai oleh anak asuhnya sudah melebihi target di hari pertama perlombaan. Di mana sebelumnya mereka hanya menargetkan lima medali emas. “Di hari pertama ini kita hanya menargetkan lima medali emas. Tapi kita bisa dapat enam medali emas. Ini sudah hasil yang terbaik yang kita capai di hari pertama,” ungkap Johan.

Dengan hasil ini, Papua untuk sementara berada di puncak klasemen perolehan medali dalam pesta olahraga terbesar untuk atlet disabilitas di Tanah Air tersebut.

Sementara Kalimantan Barat berada di posisi kedua dengan mendulang tiga emas dan dua perak diikuti Kalimantan Selatan berada di urutan ketiga merebut tiga emas, satu perak dan tiga perunggu.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *