by

Transaksi Ganja 24.2 Kg Di Gagalkan Polisi

Tangerang: Polres Tangerang Selatan berhasil menggagalkan transaksi narkoba jenis ganja seberat 24.2 Kg di Kota Tangerang Selatan dan menggelandang delapan orang tersangka.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Sarly Sollu mengatakan, pengungkapan ini berdasarkan informasi masyarakat berawal dari satu linting dan dikembangkan hingga 24.2 Kg.

“Kasus ini terungkap berawal dari informasi warga tentang akan adanya transaksi narkotika jenis ganja di wilayah Bintaro Tangerang Selatan,” ungkapnya kepada RRI.co.id, Jumat (21/1/2022).

Setelah dilakukan pendalaman, sambung Sarly, transaksi bergeser ke wilayah Jakarta Selatan dan dilokasi itu dilakukan penangkapan terhadap AK, ZF, IM dan NA.

“Selanjutnya polisi melakukan pengembangan ke TKP berikutnya diwililayah Depok, Bekasi serta Jakarta Barat dan diamankan JA, EF dan AR,” ujarnya.

Dia juga mengaku, untuk jaringan ini adalah jaringan lama dan polisi juga masih melakukan pengejaran terhadap LB dan EL yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Modus mereka menjual barang haram ini secara online dan COD,” tukasnya.

Sarly membeberkan, ganja yang diamankan terdapat berbagai ukuran dan kemasan, seperti kemasan dengan rincian 23 paket berlakban coklat yang berisikan di duga narkotika jenis ganja dengan berat brutto keseluruhan 23.346 gram.

Kemudian, lanjutnya, 25 bungkus kertas coklat berisikan narkotika jenis ganja dengan berat brutto keseluruhan 449,1 gram, 3 buah kotak plastik bening berisikan narkotika jenis ganja dengan berat brutto keseluruhan 378 gram, buah kaleng kecil yang di dalam nya berisikan narkotika jenis ganja dengan berat brutto 30,46 gram serta 5 unit Handphone.

“Narkoba yang diamankan jika diakumulasikan, barang haram itu senilai Rp350 juta,” ucanya.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 111 Ayat (2) dan-atau Pasal 132 ayat (1) UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan acaman pidana mati, seumur hidup atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun. (imr)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.