by

Tim SAR Gabungan Evakuasi Kru Rimbun Air

Nabire: Pesawat Rimbun Air yang sempat hilang di Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya, akhirnya berhasil ditemukan, namun dalam kondisi hancur.

Hosting Unlimited Indonesia

Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Intan Jaya Aser Mirip menyampaikan melalui perintah Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni, pihaknya melakukan koordinasi dengan semua pihak, setelah itu aparat keamanan TNI-Polri dan potensi SAR yang terdiri dari pemuda gereja katolik (paroki Intan Jaya) setempat, menuju ke titik koordinat lokasi jatuhnya pesawat Rimbun Air.

“Dalam proses evakuasi itu, tim kami menemukan ketiga awak sudah dalam keadaan meninggal dunia. Proses evakuasi terhadap tubuh korban berjalan sulit, dikarenakan medan yang cukup berat, cuaca buruk atau terjadi hujan dilokasi kejadian. Akhirnya setelah beberapa saat tim berhasil mengeluarkan jenazah yaitu Iswahyudi yang merupakan teknisi,” ujar Sekda Aser Mirip kepada RRI.co.id, Rabu (15/9/2021) malam.

Sedangkan upaya mengeluarkan kedua jenazah lainnya dari badan pesawat nahas Rimbun Air tersebut, masing-masing pilot Mirza dan copilot Fajar, ungkap Sekda, tim sangat kesulitan, karena moncong pesawat tertanam cukup jauh kedalam tanah yang berlumpur.

“Pesawat jatuh ke dalam jurang. Pilot dan copilot ini berada di depan pesawat, jadi moncong pesawat masuk jauh ke dalam tanah, kemudian tanah itu berlumpur dan penuh lumut. Ini yang menyulitkan tim saat evakuasi, tapi saya dijanjikan oleh tim evakuasi malam ini juga mereka kembali ke lokasi untuk mengevakuasi korban,” katanya.

Berbagai persiapan untuk kembali melakukan evakuasi juga sudah dilakukan yaitu menggunakan senter, mantel hujan dan membawa bahan makanan untuk bekerja mengeluarkan kru pesawat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Intan Jaya, saya mengucapkan turut berbela sungkawa dan duka yang mendalam atas peristiwa nahas yang menimpa pesawat dan kru Rimbun Air. Maskapai ini sudah sangat membantu kami Pemerintah Intan Jaya,” ujarnya dengan nada sedih.

Sementara itu, Kapolres Intan Jaya AKBP Sandi Sultan menjelaskan, pesawat Rimbun Air dengan nomor penerbangan PK OTW tersebut ditemukan pada ketinggian 2.400 meter, dengan jarak 2 hingga 3 kilometer dari bandara Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Dari hasil pengamatan helikopter yang dikerahkan untuk melakukan pencarian, tim menemukan kondisi pesawat sudah dalam keadaan hancur.

Sebelumnya, pesawat yang dikemudikan pilot Mirza, co-pilot Fajar, serta teknisi Iswahyudi itu dilaporkan hilang kontak pada Rabu (15/9/2021) Pukul 7.37 WIT.

Pesawat yang membawa bahan bangunan tersebut dilaporkan terbang dari bandara Douw Aturure Nabire pada pukul 06.40 WIT. Airnav Sugapa sempat melakukan komunikasi terakhir dengan pilot pada pukul 07.30 WIT sebelum pesawat dinyatakan hilang kontak.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *