by

Tidak Ada Sponsor, Ini Alasan Jersey Timnas

Jakarta: Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa hampir semua jersey klub sepakbola menempelkan sponsor, baik pada bagian depan, belakang, maupun bahu. Namun, berbeda dengan kostum tim nasional yang tak ada satu pun memakai logo sponsor.

Jersey tim nasional hanya diperbolehkan menempelkan logo federasi atau bendera suatu negara. Jika ada sponsor di jersey Timnas, sponsor yang bisa terpampang hanyalah penyedia apparel saja.

Melansir dari laman Goal (26/12/2021), sejatinya federasi sejumlah negara macam Inggris, Italia, hingga Indonesia, menjalin kerja sama dengan sponsor. Akan tetapi, merek perusahannya cuma bisa ditaruh pada jersey latihan saja maupun papan iklan di pinggir lapangan.

Sementara itu, untuk jersey pertandingan, logo sponsor tidak boleh terpampang. Hal ini disebabkan oleh peraturan FIFA yang melarang dengan alasan untuk menjaga integritas kompetisi.

FIFA juga berkewajiban untuk menghormati kesepakatan eksklusif dengan sponsor resmi dalam ajang yang mereka gelar. Mengingat, suatu perusahaan menggelontorkan uang besar saat menjalin kerja sama tersebut.

Bila menarik jauh ke belakang, tepatnya pada medio 1950-an, jersey klub sepakbola masih polos alias belum ada sponsor yang terpampang. Seiring berjalannya waktu, kesebelasan mulai menggandeng perusahaan.

Tujuannya jelas, kehadiran sponsor menambah pundi-pundi uang klub. Sedangkan, dari kerja sama tersebut nama perusahaan dapat dikenal publik makin luas.

Tak jarang klub identik dengan satu nama sponsor karena kerja sama yang terjalin sangat lama. Sebagai contohnya, Inter Milan dan produsen ban, Pirelli, yang berkolaborasi selama 26 tahun.

Akan tetapi, kemesraan Inter Milan dan Pirelli, sudah berakhir pada musim ini. La Beneamata, menjalin kerja sama dengan sponsor baru perusahan blockchain asal Malta, Socios.

Di lain sisi, klub tidak bisa bebas dalam menentukan sponsor untuk ditempelkan di jersey. Ada aturan yang ditetapkan dari negara dan operator kompetisi masing-masing tim.

Pada musim 2021/22, enam klub LaLiga Spanyol, tidak bisa menempatkan sponsor di jersey. Mereka adalah Granada, Real Sociedad, Alaves, RCD Mallorca, Cadiz, dan Levante.

Keadaan tersebut karena pemerintah Spanyol melarang sponsor dari perusahaan judi untuk dipasang di bagian depan kostum klub. Aturan ini dibuat untuk mencegah makin banyak orang yang bermain judi di negara tersebut.

Keterangan Foto: Pesepak bola Timnas Indonesia Pratama Arhan (kanan) melakukan selebrasi dengan rekannya Witan Sulaeman usai menjebol gawang Timnas Malaysia dalam pertandingan grup B Piala AFF 2020 di National Stadium, Singapura, Minggu (19/12/2021). Indonesia menang dengan skor 4-1 dan lolos ke babak semi final Piala AFF. ANTARA FOTO/Humas PSSI/app/aww.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *