THR ASN 29,3 Triliun Paling Lambat Cair 15 April

0
(0)

Jakarta – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan Tunjangan Hari Raya (THR) memperkirakan paling lambat cair pada Jumat, 15 Mei 2020. Total anggaran yang akan dicairkan untuk THR PNS ini, sebesar Rp 29,382 triliun.

“THR sudah dikeluarkan PP-nya (Peraturan Pemerintah) oleh presiden, sudah ditandatangani. PMK (Peraturan Menteri Keuangan) sudah dikeluarkan, tinggal pembahasan dengan satuan kerja,” ujar Sri Mulyani, melalui telekonferensi pers, Jakarta, Senin (11/5).

“Kami harapkan THR akan bisa dilakukan paling lambat pada Jumat ini, tanggal 15 kalau gak salah,” kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani memaparkan, total anggaran THR untuk PNS pusat, TNI dan Polri sebesar Rp6,775 triliun. Untuk, pensiunan sebesar Rp8,708 triliun. Sedangkan, PNS daerah diperkiraan adalah Rp13,898 triliun.

“THR hanya diberikan pada seluruh PNS pelaksana dan seluruh TNI, polri dan hakim, yang setara jabatan di bawah Eselon II,” kata Sri Mulyani.

“Eselon I dan II, fungsional dan setara itu, serta para pejabat negara tidak mendapat THR. Total THR dicairkan pada Jumat, sebesar Rp29,382 triliun,” tambah Sri Mulyani.

Sementara itu, sesuai ketentuan penerimaan THR sudah ada di Surat Menteri Keuangan Nomor S-343/MK/02/2020, yang ditujukan untuk Kementerian PANRB. THR yang diberikan ialah berupa gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan/umum.

Dalam surat tersebut, ada beberapa perubahan mengenai pemberian THR PNS, prajurit TNI, anggota Polri, pejabat negara, hingga para pensiunan. Hal ini karena anggaran pemerintah tengah fokus penanganan virus corona. THR itu akan diberikan pada:

1. PNS, prajurit TNI, anggota Polri, dan hakim dalam jabatan hakim madya muda ke bawah atau kolonel ke bawah di lingkungan MA.

2. Penerima gaji terusan dari PNS, TNI, Polri yang meninggal dunia, tewas, gugur, atau hilang.

3. Penerima pensiun. THR yang diberikan sebesar penghasilan satu bulan gaji terusan pada dua bulan sebelum hari raya.

4. Penerima pensiun terusan dari pensiunan PNS, TNI, Polri, yang meninggal, tewas, gugur, hilang, sebesar penghasilan satu bulan gaji terusan pada dua bulan sebelum hari raya.

5. Penerima tunjangan, THR sebesar tunjangan sesuai UU.

6. Pegawai nonPNS pada LNS, LPP, atau pegawai lain.

7. Pegawai NonPNS pada BLU, sebesar gaji remunerasi.

8. Calon PNS, paling banyak sebesar 80 persen gaji pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan jabatan/umum.

Berikut jenis jabatan PNS, TNI, Polri yang bakal mendapat THR. Ada pun 13 jenis jabatan tersebut, antara lain
1. PNS;
2. Prajurit TNI;
3. Anggota Polri;
4. PNS, Prajurit TNI, anggota Polri yang ditempatkan atau ditugaskan di perwakilan RI di luar negeri;
5. PNS, Prajurit TNI, anggota Polri yang ditugaskan di luar instansi luar negeri yang gajinya dibayar oleh instansi induk;
6. PNS, Prajurit TNI, anggota Polri penerima uang tunggu;
7. Penerima gaji terusan PNS, Prajurit TNI, anggota Polri yang meninggal dunia, tewas, atau gugur;
8. PNS, Prajurit TNI, anggota Polri yang dinyatakan hilang;
9. Hakim dalam jabatan hakim madya muda ke bawah atau berpangkat kolonel ke bawah di lingkungan MA dan badan peradilan di bawahnya;
10. Penerima Pensiun atau Tunjangan;
11. Pegawai nonPNS, pada LNS, LPP, atau BLU;
12. Pegawai lain yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian atau pejabat dengan kewenangan sesuai UU;
13. Calon PNS.

(MSH)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Rupiah Melemah Tipis Pagi Ini

Mon May 11 , 2020
0 (0) Jakarta – Nilai tukar (kurs) rupiah sedikit merosot. Dalam transaksi antarbank di Jakarta pada Senin (11/5) pagi, rupiah bergerak melemah tipis 5 poin atau 0,03 persen. Pagi ini nilai tukar rupiah menjadi Rp14.925 per dolar AS. Sehari sebelumnya beada di posisi Rp14.920 per dolar AS. Belum ada analisis […]