Monday, May 10

Tersangka Ekspor Benih Lobster Menyerahkan Diri

Jakarta: Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bidang Penindakan Ali Fikri mengatakan, 2 orang tersangka yang belum ditahan dalam kasus dugaan suap ekspor benih lobster di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) siang ini telah menyerahkan diri kepada KPK.

“Siang ini sekira pukul 12.00 WIB, kedua tersangka APM (Andreau Probadi Misata) staf khusus Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) yang juga bertindak selaku Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (Due Diligence) Perizinan Usaha Perikanan Budidaya Lobster pada Kementerian KKP dan AM (Amiril Mukminin) secara kooperatif telah menyerahkan diri dan menghadap penyidik KPK,” kata Ali Fikri kepada wartawan di Jakarta, Kamis (26/11/2020).

“Saat ini kedua tersangka rersebut sedang menjalani pemeriksaan yang dilakukan penyidik KPK,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, kedua orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi menerima suap terkait perizinan tambak, usaha dan atau pegelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020.

“Setelah menjalani pemeriksaan, penyidik akan melakukan upaya paksa penahanan terhadap 2 orang tersangka menyusul 5 orang tersangka lainnya pasca penangkapan pada Rabu dini hari kemarin,” pungkas Ali Fikri.

Seperti yang diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, sebagai tersangka dalam kasus dugaan menerima suap terkait dengan perizinan tambak, usaha dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020 (Penetapan Eksportir Benih Lobster).

Selain Edhy KPK juga menetapkan empat orang tersangka lainnya dalam kasus ini, yaitu Staf Khusus Menteri KP Safri Muis, pengurus PT Aero Citra Kargo Siswadi, staf istri Menteri KP Ainul Faqih, Amiril Mukminin, APM, dan Direktur PT Dua Putra Perkasa, Suharjito.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *