Terkuak Pembegal Sepeda Anggota Marinir Berjumlah Empat Pelaku

5
(150)

Ilustrasi

Jakarta: Penyidik Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian dibegalnya anggota TNI Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, ditemukan fakta baru bahwa pelaku begal terhadap Kolonel Marinir Pangestu berjumlah empat orang.

“Saat ini sedang kami kumpulkan CCTV lainnya untuk mencari petunjuk lebih lanjut,” kata Yusri kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (28/10/2020).

Selain itu, pihak Kepolisian memeriksa sebanyak tiga saksi terkait kasus begal sepeda terhadap anggota TNI Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko.

“Sudah ada tiga saksi dilakukan pemeriksaan. Semuanya (ketiganya) warga sipil,” terang Yusri Yunus.

Sebagaimana diketahui, anggota TNI Kolonel Marinir Pangestu Widiatmoko menjadi korban pembegalan saat sedang bersepeda di Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat atau tepatnya di seberang Kementerian Pertahanan pada Senin (26/10/2020) pagi sekitar pukul 06.45 WIB.

Pada kejadian itu, pelaku mendekati korban dan mencoba mengambil tas yang ia kenakan. Akan tetapi, aksi pelaku gagal, sebab dengan refleks korban langsung mempertahankan tasnya. Akan tetapi kejadian itu membuat pelipis kiri korban robek dan memar pada bagian kepala belakang akibat terjatuh.

Saat korban terjatuh, pelaku langsung melarikan diri. Sedangkan, korban yang sudah mengalami luka-luka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut oleh anggota polisi.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 150

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Otto Hasibuan Menang Gugatan Lawan Djoko Tjandra

Thu Oct 29 , 2020
5 (150) Jakarta: Pengacara Otto Hasibuan akhirnya memenangkan gugatan ke Djoko Tjandra terkait pembayaran hutang biaya pengacara. Atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat itu Otto berhak menerima uang USD 2,5 juta. Perkara dengan Nomor 310/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst telah memenuhi ketentuan yang diatur dalam Pasal 222 ayat 1 dan 3 Undang-Undang Nomor […]