Monday, May 10

Terkait Sidang MK , Buruh Gelar Demo Hari Ini

Jakarta: Aksi unjuk rasa atau demo menolak Undang-undang Cipta Kerja (Ciptaker) kembali akan digelar oleh kalangan buruh. Aksi ini digelar bertepatan dengan digelarnya sidang uji materi atas UU Nomor 11 Tahun 2020 itu di Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (16/11/2020) besok.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal mengungkapkan, demi menjalankan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19, buruh yang hadir dalam aksi tersebut dibatasi hanya berjumlah 300-an orang.

“Aksinya 16 Desember besok, jam 10.00 sampai 12.00 siang. Kami hanya aksi dua jam,” tekan Iqbal dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (15/12/2020).

Dijelaskannya, aksi demo sengaja diselenggarakan sebelum sidang MK digelar karena para buruh ingin pesan mereka tersampaikan, dan menjadi bahan pertimbangan hakim dalam memutus perkara dengan bijak.

“Sidang memang jam 14.00, tapi kami mulai di awal saja, biar ada pesan yang sampai ke para hakim MK,” jelasnya.

Adapun terkait protokol kesehatan, Iqbal memastikan hal itu bakalan dipatuhi. Jarak antar pengunjuk rasa pun akan diatur minimal 1 meter. Para peserta aksi juga bakalan dibekali dengan masker, dan hand sanitizer.

Lebih lanjut ditekankan Iqbal, aksi ini tidak hanya digelar di Jakarta, melainkan juga di 25 wilayah provinsi. Di sana, buruh menggelar aksi di depan kantor pemerintah daerah masing-masing.

“Nanti ada mungkin 200-300 buruh, kami yakin physical distancing. Kami bisa atur kalau cuma ratusan, itu juga mobil komando juga cuma satu,” bebernya.

Nah, untuk mengakomodir ratusan ribu buruh yang tidak dapat ikut aksi unjuk rasa secara offline, KSPI melalui media sosialnya bakalan menyiarkan secara langsung aksi unjuk rasa di lapangan.

“Kekuatan sosmed kita akan mudah-mudahan meruntuhkan dan menggentarkan hati nurani dan pikiran rasionalitas hakim MK, mau mendengar suara rakyat, bahwa rakyat menolak, meminta batalkan omnibus law,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *