Dampak Pengetatan PSBB, Ketua Umum KPJ Desak Anies Cairkan BLT

5
(120)

Hariannasional.com, Jakarta – Desakan segera memberikan stimulus bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Upaya Penyelamatan UMKM harus menjadi fokus pemerintah di tengah pandemi virus corona ,(Covid-19). Pasalnya saat ini UMKM menagalami tekanan yang berat.

Hal ini di sampaikan Ketua Umum Koalisi Peduli Jakarta (KPJ) Amos Hutauruk meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan bantuan langsung tunai (BLT) terhadap pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang terdampak pengetatan PSBB.

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang PSBB ketat hingga 11 Oktober mendatang.

Amos mengatakan, pengetatan PSBB merupakan pilihan pahit yang mau tidak mau harus diambil Anies Baswedan. Tetapi hal itu menjadi bagian yang lebih baik dari keberanian adalah kebijaksanaan.

“Memang tidak mudah memahami langkah kebijaksanaan yang diambil Pak Anies untuk menyelamatkan warga DKI Jakarta dari penyebaran pandemi Covid-19 ini,” Amos melalui keterangan tertulis, Senin (28/9).

“Warga baru saja dapat beraktivitas dengan normal pada masa transisi, berharap aktivitas kerja untuk memulihkan perekonomian seakan akan bertepuk sebelah tangan. Terus kami warga DKI dan pengusaha kecil harus bagaimana Pak Anies? Tolong ajari kami,” sambungnya.

Mewakili warga Jakarta, Amos mengaku tidak mengetahui kapan pandemi ini sirna.

“Yang kami tahu isi dompet kami menipis. Itulah seruan elemen masyarakat dan pelaku usaha kecil yang tingkat ekonominya menengah ke bawah,” ungkap Amos.

KPJ menyarankan Anies segera mengambil langkah rehabilitasi ekonomi kecil dengan memberikan BLT agar mereka tetap dapat bertahan menjalan usahanya.

“Butuh orang-orang yang tangguh untuk Pak Gubernur menjalankan program percepatan pemulihan kesehatan dan ekonomi saat ini. Manajemen disaster fokus mencari solusi untuk menciptakan suasana harmonis dalam percepatan pembangunan pemerintah daerah dan pusat, dan hasilnya akan berimbas baik untuk pemulihan kesehatan maupun ekonomi elemen masyarakat dan pelaku usaha kecil,” tutup Amos.(zdn/rmj)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 120

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

PSBB Diperpanjang, Jam Operasional Transjakarta Tidak Berubah

Mon Sep 28 , 2020
5 (120) Jakarta: Direktur Operasional PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Prasetia Budi mengatakan meski Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II di DKI Jakarta kembali diperpanjang, waktu operasional layanan pihaknya tetap sama seperti pekan sebelumnya. “Dengan telah diumumkannya perpanjangan kebijakan PSBB di Provinsi DKI Jakarta hingga 11 Oktober 2020, layanan Transjakarta […]