by

Terdaftar di HAKI Sejak 2016, MS Glow Pastikan Mereknya Aman

Jakarta,- MS Glow memastikan bahwa mereka mereka sudah terdaftar di Ditjen HAKI pada 20 September 2016 silam atau enam tahun yang lalu. Diketahui, perkara sengketa merek MS Glow memasuki babak baru menyusul keputusan Pengadilan Niaga Surabaya. Setelah sebelumnya dinyatakan menang dan satu-satunya pemilik merek MS Glow di Pengadilan Niaga Medan, kali ini Pengadilan Niaga Surabaya memberi keputusan yang berbeda dan menyetujui sebagian tuntutan PS Glow. Saat ini kedua belah pihak sedang dalam proses pengajuan kasasi ke Mahkamah Agung sehingga keputusannya belum bersifat tetap dan mengikat.

“MS Glow adalah merek dagang yang dimiliki Shandy Purnamasari dan dipastikan telah terdaftar di Ditjen HAKI pada 20 September 2016 dengan nomor pendaftaran IDM000633038 untuk kelas barang/jasa 3,” ujar kuasa hukum MS Glow Arman Hanis pada konferensi pers, Selasa (19/7/2022).

“Kami juga mendaftarkan merek untuk kelas 32 kategori minuman serbuk, karena MS Glow juga memiliki produk minuman serbuk dengan subbrand MS Slim, dan kelas 44 untuk produk klinik kecantikan,” tambah Arman.

Pada Februari 2022 MS Glow mengajukan gugatan di Pengadilan Niaga Medan terkait merek PStore Glow yang memiliki kemiripan dalam hal nama, kemasan, jenis produk, dan model bisnis. Gugatan MS Glow dikabulkan oleh majelis hakim pada 14 juni 2022 dengan dasar prinsip first to use dan first to fileatau pengguna pertama dan pendaftar pertama, karena MS Glow sudah terdaftar di Ditjen HAKI pada 20 September 2016 untuk kelas barang/jasa 3. Artinya, MS Glow diakui sebagai merek dagang yang hadir lebih dahulu dibanding PStore Glow yang juga dipasarkan dengan merek PS Glow.

PN Medan memerintahkan Ditjen HAKI untuk mencoret merek PStore Glow di kelas 3 dan 44 dengan pertimbangan penggunaan merek PStore Glow dilandasi itikad tidak baik dan tidak jujur, karena telah membonceng, meniru, dan menjiplak MS Glow dan MS Glow for Men. Dari hasil keputusan majelis hakim PN Medan, cukup menjelaskan bahwa bukti-bukti yang diajukan oleh pihak MS Glow terbukti kuat. Atas putusan PN Medan, PStore Glow kemudian melakukan upaya hukum kasasi.

Saat proses persidangan gugatan MS Glow terhadap PStore Glow sedang berjalan di PN Medan, PStore Glow juga mengajukan gugatan yang sama di Pengadilan Niaga Surabaya. Pada 13 Juli 2022, majelis hakim Pengadilan Niaga Surabaya mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan oleh PStore Glow.

“Atas keputusan PN Surabaya ini, MS Glow saat ini dalam proses pengajuan upaya hukum kasasi ke MA, karena merek adalah kekayaan intelektual yang perlu dihargai dan dilindungi untuk mendukung iklim bisnis yang sehat,” lanjut Arman.

Saat ini MS Glow tetap berproduksi dan menjalankan bisnis seperti biasa, tidak ada yang berubah karena keputusan PN Surabaya belum inkracht, belum memiliki kekuatan hukum tetap dan/atau belum mempunyai kekuatan eksekutorial.

“Kami percaya keadilan akan ditegakkan, apalagi sudah jelas, kami adalah yang pertama menggunakan merek MS Glow,” pungkas Arman.(sp)