by

Tempat Ibadah di Buka, Maksimal 20 Orang

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberlakukan sejumlah aturan terkait protokol kesehatan di tempat ibadah yang operasionalnya baru saja dibuka kembali.

Antara lain mengatur kapasitas maksimal hanya 25 persen atau 20 orang dengan memerhatikan protokol kesehatan lebih ketat dan pengaturan teknisnya dari kementerian Agama.

“Maksimal 25% (dua puluh lima persen) kapasitas atau 20 (dua puluh) orang dengan memerhatikan protokol kesehatan lebih ketat dan/atau pengaturan teknis dari Kementerian Agama,” tutur Anies seperti dikutip dalam Keputusan Gubernur nomor 974 tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Corona Virus Disease 2019, Rabu (11/8/2021).

Disana Anies menenkankan aturan ini berlaku untuk seluruh tempat ibadah yang ada di Ibukota.

“Tempat ibadah (Masjid, Mushola, Gereja, Pura, Vihara dan Klenteng serta tempat lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah),” jelas Anies.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, menerbitkan aturan resmi perpanjangan PPKM Level 4 di Ibu Kota selama 7 hari, mulai 10 – 16 Agustus 2021.

Aturan itu tertuang dalam Keputusan Gubernur nomor 974 tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Corona Virus Disease 2019.

“Menetapkan PPKM Level 4 COVID-19 selama 7 hari terhitung sejak tanggal 10 Agustus 2021 sampai dengan tanggal 16 Agustus 2021,” tulis Anies seperti dikutip rri.co.id dari Kepgub tersebut, Rabu 11 Agustus 2021.

Anies dalam Kepgub ini juga melampirkan beragam pemberlakukan PPKM Level 4 di berbagai aktivitas. Seperti kegiatan pada tempat kerja/perkantoran, kegiatan belajar mengajar, kegiatan pada sektor kebutuhan sehari-hahari, kegiatan makan/minum ditempat umum, kegiatan pada pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan, kegiatan konstruksi, kegiatan peribadatan, kegiatan pada fasilitas pelayanan kesehatan, kegiatan pada area publik dan tempat lainnya yang menimbulkan kerumunan massa hingga kegiatan pada moda transportasi.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *