by

Tarif Ojol Naik, Penumpang Sepi Dan Liat Antrian Pertalite Cukup Panjang : Pengguna Beralih Pakai Sepeda Motor

Jakarta – diberlakukan pada 11 September 2022 pukul 00.00 di berlakukan Kenaikan tarif ojek online (ojol).

keputusan tersebut menyesuaikan dengan keputusan dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite maupun Solar.

pengemudi ojek online (ojol) (ks 33) di wilayah Bekasi mengatakan tak untung.

Ia tau meski tarif angkutan telah mengalami penyesuaian imbas kenaikan harga BBM subsidi.

akibat kenaikan tarif angkutan ojek online tersebut membuat pelanggan kabur. Adapun, rata-rata kenaikan tarif layanan berkisar Rp1000.

“Sekarang walau harga layanan naik sekitar Rp 1.000, tapi penumpang malah berkurang sekarang,” ujar WS kepada Merdeka.com di Bekasi, Selasa (13/9/2022).

Akibat penurunan jumlah penumpang tersebut membuat pendapatan anjlok hingga 20 persen Ujar
Pria asal Medan tersebut mencatat

“Sekarang sih kerasa banget turunnya pendapatan ya sampai 20 persen, mas,” jelasnya.

bahkan Ia menduga, penurunan pendapatan tersebut dikarenakan penumpang ojol beralih ke moda transportasi umum lainnya maupun kendaraan roda dua pribadi. Menyusul, naiknya tarif angkutan ojek online mengikuti penyesuaian harga BBM subsidi.

“Kan orang pasti milih angkutan lainnya yang murah, bisa juga pakai motor sendiri. Kan BBM juga naiknya tinggi banget,” bebernya.

Dia pun berharap, penerapan kebijakan menaikkan harga BBM subsidi tidak dilakukan dalam jangka waktu yang lama. Sebab, kenaikan BBM telah memangkas pendapatan hingga membuat harga pangan kian mahal.

“Karena kan kalau BBM Naik, pasti semua ikutan naik,” ujarnya.

ia juga menilai banyaknya pengguna motor sekarang ini yang mengantri beli pertalite sudah mengular.

“banyaknya antrian di pom bensin , menurut saya ini sudah jelas pemakai kendraan pribadi semakin banyak menyusul tarif ojol juga naik”,tutupnya