Tangkal Corona, Berjabat Tangan di Indonesia Harusnya Tak Perlu Dilarang

0
(0)

Jakarta: Mengenai perlakuan masyarakat luar negeri yang melakukan pembatasan salam atau kontak fisik untuk mencegah virus corona. MUI menganggap hal tersebut seharusnya tidak dilakukan secara berlebihan seperti itu.

Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjend) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan menegaskan bahwa corona harus dijadikan sebagai ujian atau musibah yang seharusnya masyarakat menjadi lebih kuat dan jangan panik dalam menghadapi ini.

“Masyarakat tidak perlu panik sebenarnya, selain itu yang kedua harus mencegah sedini mungkin dengan menjaga pola hidup yang profesional,” kata Amir kepada RRI, Senin (9/3/2020).

Sementara itu, jika di negara lain cara bersalaman sudah mulai berbeda, tetapi menurut MUI sendiri itu tidak perlu karena notabenya Indonesia sebagai negara yang memiliki budaya berjabat tangan maka harus tetap berjabat tangan untuk menunjukkan bentuk kehormatan atau saling menghormati antar masyarakat.

“Jabat tangan dengan kaki itu sebenarnya lebay juga dan tidak pantas, jadi seharusnya menanggapi corona ini seperti biasa saja secara profesional saja, kalau tidak salaman malah dianggap tidak sopan,” jelas Amir.

Amir juga menegaskan pada intinya jangan lakukan kepanikan yang berlebihan dalam menghadapi corona ini, karena dapat mengubah tatanan kebudayaan Indonesia yang sudah sangat baik.

“Semua aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah arab saudi semuanya kita apresiasi sebagai upaya pencegahan dan kita yakin nanti pada waktunya akan dibuka sesuai pengamatan dan penilaian para ahli disana,” jelasnya kembali.

Amir hanya berharap jangan sampai pertemuan kita yang sangat sopan dengan bejabat tangan digantikan dengan salam kaki dan sebagainya seperti yang dilakukan oleh negara lain yang menggantikan cara bersalaman dengan kaki untuk mencegah corona, oleh karena itu menurutnya masih banyak hal lain yang dilakukan untuk mencegah virus tersebut.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Lambannya Pembangunan Depo Di Batam, Kuasa Hukum Sinomart : Bantah Menunda Proyek

Mon Mar 9 , 2020
0 (0) Hariannasional.com , Jakarta – Masuknya investasi Rp11 triliun menjadi angin segar bagi investasi Batam,Provinsi Kepri.Pengelolaan depo minyak di Pulau Janda Berhias merupakan merupakan nilai investasi perusahaan terbesar saat ini bahkan dapat menyerap ribuan tenaga kerja lokal. Investasi senilai Rp 11 triliun itu, dimiliki oleh dua pemilik saham. Selain […]