by

Tanggul Jebol, Banjir Tangsel Meluas 14 Titik

Tangerang: Bencana banjir di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) semakin meluas hingga mencapai 17 titik.

Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel masih berjibaku menanganinya.

Kepala DSDABMBK Kota Tangsel, Robby Cahyadi mengungkapkan, penanganan permasalahan banjir saat ini dilakukan secara darurat dengan melakukan tindakan-tindakan cepat dan tepat guna mengurangi volume air.

“Sementara kami masih penanganan darurat di vila Bintaro Regency dan Pondok Maharta, juga ada tembok tanggul (buatan warga, Red) yang jebol,” ungkapnya kepada RRI.co.id, Sabtu (16/7/2022).

Dia menjelaskan, penanganan darurat dimaksud dalam menuntaskan persoalan banjir di masyarakat, diantaranya degan membuat tanggul sementara menggunakan karung pasir.

“Penanganan darurat saja, pemasangan tanggul darurat dari karung pasir, penyedotan genangan dengan pompa, pembersihan puing dan sampah,” kata dia.

Robby juga mengklaim, sebelum musim penghujan tiba, sebenarnya DSDABMBK Tangsel, telah melakukan upaya normalisasi kali dan anak kali yang melintasi kawasan perumahan langganan banjir di Tangsel.

“Normaliasasi sebelum banjir sudah dilakukan. Baik di sungai, kali, tandon air arau drainase. Saat ini kami sedang penanganan beberapa titik banjir, melancarkan aliran kali Angke salah satunya,” ucap dia.

Robby mengaku, dengan intensitas hujan tinggi seperti Jumat kemarin, aliran kali Angke di Tangsel, menjadi tersendat akibat dari tumpukan sampah di sepanjang aliran kali.

“Banyak bambu melintang dan jadi tumpukan sampah di aliran kali,” jelas dia.

Kepala BPBD Kota Tangsel, Uci Sanusi mengatakan, banjir di Tangsel pada Jumat (15/7/2022) malam hanya 14 titik.

“Saat ini kian meluas hingga 17 titik,” tandasnya.