Tanggapi Jokowi, Demokrat: Kami Mohon Pak, Ambil Alih Penanganan Covid-19

0
(0)

Jakarta – Kepala Departemen Hukum dan HAM DPP Partai Demokrat, Didik Mukrianto, menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta para menteri berhati-hati melonggarkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sebenarnya, Jokowi tak perlu mengingatkan jika semua kebijakan atas komando orang nomor satu di Indonesia itu.

“Bapak Presiden Jokowi yang terhormat, dengan segala kerendahan hati izinkan kami bermohon. Sebaiknya kebijakan besar penanganan Covid-19 termasuk pelonggaran PSBB, directionnya lansung dari Bapak. Jangan diserahkan ke para pembantu bapak, karema bisa sektoral dan mengedapankan ego sektoral juga,” kata Didik melalui laman resminya, Selasa (12/5).

Didik menjelaskan, jika masih masih ada ego sektoral di kementerian atau lembaga berarti ada beberapa kemungkinan. Itu bisa karena kementerian atau lembaga salah memahami kebijakan Presiden Jokowi atau sengaja melanggar.




“Siapa yang nggak jelas, siapa yang salah? Siapa yang bertanggung jawab? menteri atau pembantunya atau presiden?” ucap Didik mempertanyakan.

Anggota Komisi III DPR itu mengingatkan, masyarakat yang akan menjadi korban dari kebijakan yang salah, atau diambil tanpa analisa dan perhitungan matang. Ia meminta agar pemerintah mengedepankan keselamatan rakyat di atas kepentingan lain.

“Jangan korbankan keselamatan rakyat untuk alasan apapun yang lainnya, termasuk alasan ekonomi. Itu tugas pemerintah. Jangan bebankan apa yang menjadi tugas dan kewajiban pemerintah kepada rakyat,” tutur Didik mengingatkan.

Sebelumnya, Joko Widodo meminta pelonggaran PSBB dilakukan dengan hati-hati. “Tidak dilakukan secara tergesa-gesa,” ucap Joko Widodo saat membuka rapat terbatas evaluasi PSBB yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa.

Joko Widodo mengatakan, keputusan pelonggaran PSBB harus dipikirkan dan dipertimbangkan matang. Keputusan harus disadari data-data faktual di lapangan.

“Semua didasarkan pada data lapangan, sehingga keputusan itu betul-betul sebuah keputusan yang benar. Hati-hati mengenai pelonggaran PSBB,” kata Joko Widodo. (MSH)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Jubir Yurianto: Tak Ada Relaksasi PSBB!

Thu May 14 , 2020
0 (0) Jakarta: Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menegaskan bahwa tidak ada relaksasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), walaupun nantinya penerapan kebijakan umur di bawah 45 tahun diperbolehkan beraktivitas. “Tidak ada relaksasi PSBB. tidak ada. Ya sebaiknya yang masuk usia 45 tahun ke bawah saja tetapi tetap […]