by

Tak Kuasa Menerima Kebijakan, Nelayan Aceh Ajukan Permohonan Suntik Mati

HarianNasional.Com, Aceh – Satu nelayan di Aceh bernama Nazaruddin Razali (59) warga Desa Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe mengajukan permohonan suntik mati atau eutanasia ke pengadilan negeri.

Hal itu ia ajukan lantaran tak kuasa menerima kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Lhokseumawe terkait rencana relokasi keramba budidaya ikan di Waduk Pusong.

Diketahui, waduk tersebut merupakan tempat Nazaruddin mencari nafkah melalui budidaya ikan di keramba miliknya. Namun, ia pun mengaku menyerah dan memilih untuk mati jika pemerintah tetap melalukan relokasi tersebut.

Satu nelayan di Aceh bernama Nazaruddin Razali (59) warga Desa Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe mengajukan permohonan suntik mati atau eutanasia ke pengadilan negeri.

Hal itu ia ajukan lantaran tak kuasa menerima kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Lhokseumawe terkait rencana relokasi keramba budidaya ikan di Waduk Pusong.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *