Friday, May 7

Sudah Rindu Keluarga, Warga Star Mudik

Jakarta: Warga Jakarta mengaku telah melakukan curi start mudik Lebaran sejak Sabtu (3/4/2021).

Warga yang tidak ingin disebutkan namanya tersebut mengaku baru pulang dari kampung halamannya Kamis (15/4/2021) malam. Ia dan keluarganya mudik ke wilayah Madiun dan Blitar.

“Baru semalam balik ke Jakarta, sebenarnya bisa lebih lama di kampung, tapi anak aku mau ujian. Aku mudik, dari tanggal 3 April 2021, pulang 15 April 2021,” ungkapnya kepada RRI.co.id, Jumat (16/4/2021).

Baca juga: Polisi Izinkan Warga ‘Curi Start’ Mudik Lebaran

Ia menjelaskan alasan dirinya melakukan curi start mudik karena sudah rindu dengan keluarga. Wanita itu juga mengaku jika dirinya mudik dengan menggunakan mobil.

“Karena kan lebaran kemarin katanya nggak boleh mudik sama pemerintah, kalo orang Jawa kan biasanya pulang mudik pasti ziarah ke kuburan. Jadi tujuannya itu karena itu selain rindu sama keluarga,” katanya.

Saat mudik melalui jalur darat, katanya, tidak ada ia dan keluarga bertemu petugas satgas covid-19.

Selain itu, Ibu Rumah Tangga tersebut menyayangkan aturan larangan mudik tidak berbanding lurus dengan diperbolehkannya wisata. Hal itu diungkapkannya setelah ia menyambangi dan keluarga kecilnya berlibur di Bromo usai mudik.

“Jadi kemarin beberapa di tempat wisata rame. Nggak ada imbauan, nggak pake masker, kita yang harus jaga diri,” tegasnya.

“Sangat disayangkan saja wisata rame, bahkan ada yang nggak pakai masker. Tapi aneh juga kenapa mudik nggak boleh,” sambungnya seraya tertawa.

Walaupun tidak diperbolehkan mudik, ia mengaku tetap mendukung larangan pemerintah terkait mudik. Sebelum mudik pun ia berupaya untuk swab antigen terlebih dahulu, untuk memastikan dirinya tidak terpapar covid-19.

Selain itu, dirinya dan keluarga juga tidak menginap di rumah orang tuanya melainkan di hotel.

“Aku nginep di hotel, nggak di rumah orang tua. Ya karena menjaga juga,” imbuhnya.

Ke depannya, ia berharap pemerintah agar konsisten dan adil terhadap aturan larangan mudik dengan wisata.

“Pemerintah harus adil antara aturan wisata dan larangan mudik. Misalnya nih kaya kemarin di Bromo rame banget tapi nggak ada yang mengimbau,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *