Sopir dan Penjual Kopi Terima BST, Dirjen Dayasos Pantau Langsung

0
(0)

HarianNasional.com – Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Edi Suharto meninjau langsung proses pendistribusian BST yang dilaksanakan di Kantor Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jaws Barat, Kamis, (28/05/20). 

“Penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) adalah warga di luar penerima PKH dan BPNT, dan yang menerima merupakan keluarga terdampak Covid-19, seperti yang kena PHK dan tidak mempunyai penghasilan untuk membiayai keluarganya,” kata Edi Suharto, kepada awak media dilokasi.

Sebanyak 34.970 KK di Kabupaten Bekasi menerima BST, dan 525 KK diantaranya berada di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. 

Dalam proses penyalurannya, Kementerian Sosial RI bekerjasama dengan PT. Pos Indonesia sehingga memudahkan para penerima untuk mengambil haknya di lokasi terdekat tempat tinggalnya. 

Dalam kunjungannya, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial didampingi oleh Sekretaris Ditjen Pemberdayaan Sosial, Direktur Pengelolaan Sumber Dana Bantuan Sosial (PSDBS), dan Direktur Pemberdayaan Sosial Perorangan Keluarga dan Kelembagaan Masyarakat (PSPKKM).

Seorang supir angkot dan penjual kopi sangat senang mendapatkan bantuan sosial tunai (BST) dari Pemerintah. Bantuan tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari jelasnya.

Semenjak adanya _Covid-19_, banyak pekerja harian yang merasakan dampak ekonomi yang luar biasa. Banyak dari mereka yang penghasilannya menurun drastis termasuk para supir angkot dan penjual kopi. Seperti yang dirasakan Bapak Nala (Sopir Angkot) dan Ibu Eza (Penjual Kopi) yang bekerja keras mencari nafkah untuk kebutuhan hidup keluarganya.

Dengan adanya BST, mereka merasa sangat terbantu untuk membeli kebutuhan sehari-hari. “Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Presiden, bantuannya sangat bermanfaat dan akan saya belikan kebutuhan sehari hari” ujar Nala.

Sebagaimana arahan Presiden untuk mempercepat penyaluran Bantuan Sosial kepada masyarakat kurang mampu dan terdampak Covid-19, Kemensos RI menargetkan BST untuk Kabupaten Bekasi dapat segera sampai ke penerima. Nominal BST yang diterima sebesar Rp 600.000,-/KK.

Penerima manfaat lainnya, Ibu Eza yang memiliki tiga anak ini sangat senang karena dirinya mendapatkan bantuan dari pemerintah. 

“Sekarang saya gak bisa berjualan kopi karena Covid-19. Sehari-hari saya berjualan kopi bersama suami saya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Saya seneng dapat bantuan, uangnya akan saya belikan kebutuhan sehari-hari di rumah” ujar Eza. 

Diketahui, Pemerintah melalui Kementerian Sosial RI menyalurkan Bantuan Sosial Tunai bagi 9 juta KK sebesar Rp 600.000/KK/bulan selama 3 bulan mulai dari Bulan April, Mei, dan Juni. (rdk)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Purnomo Resmi Mundur dari Pilkada Solo, Anak Jokowi Bakal Dapat Restu PDIP?

Fri May 29 , 2020
0 (0) Solo – Bakal calon wali kota Surakarta, Achmad Purnomo, secara resmi telah mengajukan surat mundur dari pencalonan yang diusung dari DPC PDIP dalam Pilkada Solo 2020. Menurut rencana, pemilihan kepala daerah di kota asal Jokowi itu bakal digelar 9 Desember mendatang. “Saya sudah menyerahkan surat resmi pengunduran diri […]