Skenario Kematian Vina Cirebon, Dulu Disuruh Iptu Rudiana,Liga Akbar Menangis Bicara Jujur

Jakarta – Saksi Liga Akbar blak-blakan soal dugaan skenario pembunuhan Vina dan Eky tahun 2016 silam. Adapun Liga Akbar mengaku tak tahu menahu bagaimana Vina dan Eky meregang nyawa.

Dalam tayangan iNews, 12 Juni 2024, Liga Akbar mengaku disuruh menjadi saksi oleh Iptu Rudiana, ayah dari korban Almarhum Eky.

“(Diminta jadi saksi oleh) Pak Rudiana. Mungkin karena kedekatan saya sama Almarhum Eky dulu,” kata Liga Akbar via Tribunnewsbogor.com, Kamis (13/6/2024).

Liga Akbar mengaku masih ingat permintaan Iptu Rudiana agar dia menjadi saksi tahun 2016 lalu tersebut.

Ayah Eky ini meminta Liga Akbar untuk memberikan keterangan sesuatu.

“Minta tolong untuk memperkuat bukti. Kebetulan saya dijemput dari rumah,” ujar Liga Akbar.
Saat dimintai keterangan, Liga Akbar mendapati sangkaan Polisi bahwa dia ada di TKP saat kejadian.

Namun Liga Akbar membantah, karena dia tak ada di TKP di tanggal 27 Agustus 2024 lalu itu.

“(Waktu kejadian?) Ada di warung SMA 4 saya. (dari TKP) Agak jauh,” kata Liga Akbar.

Karena tidak ada di TKP, di hadapan seorang oknum Polisi yang memeriksanya, Liga mengaku tak tahu soal kejadian.

Namun sang oknum Polisi itu terus berkata bahwa Liga Akbar ada di lokasi.

“Skenario itu. saya udah nolak beberapa kali. Pas pemeriksaan. kamu ada di situ katanya. saya bilang, kata siapa pak saya ada di situ. logikanya saya gak ada di situ kenapa diperiksa,” ucap Liga Akbar.

Berkali-kali Liga mengaku tak tahu soal kejadian itu.

“Disitu ditanyakan ada pelemparan batu, pengejaran. saya gak tahu pak. Dia bilang, orang kamu ada di situ kok. Saya gak tahu pak, saya harus gimana, kata saya,” cerita Liga.

Liga mengaku saat itu diarahkan oleh oknum Polisi tersebut.

“Dibantu sama pemeriksa. Bukan diajarin, dirangkai pak. dibantu. Bukan diajari sih pak, diarahkan saja,” katanya.

Akhirnya isi BAP yang selesai dibuat berbeda jauh dari apa yang sebenarnya dialami Liga Akbar.

Liga yang saat itu tidak didampingi pengacara hanya bisa pasrah.

“Saya bingung pak mau minta tolong sama siapa,” katanya.

Liga Akbar juga menceritakan suasana sidang kasus Vina Cirebon tersebut pada tahun 2017.

Liga bahkan sampai menangis ketika menceritakan momen pahit tersebut.

Sambil mata berlinang Liga mengaku hanya bisa mengikuti arus sesuai BAP yang diduga merupakan skenario kematian Vina dan Eky yang dibuat.

“(Di sidang sesuai BAP) Terpaksa pak. Karena sidang itu tertutup pak. Di situ ada rekan Almarhum Eky, ada ibunya juga, cuman gak boleh masuk pak, saya bingung banget disitu pak,” ungkap sambil menahan air matanya agar tidak menetes.

Liga Akbar seakan-akan ikut menjalan peran dalam dugaan skenario kematian Vina Cirebon tersebut.

Liga mengaku bahwa dalam keterlibatannya sebagai saksi di kasus tersebut, dia tidak diiming-imingi uang.

“(Iming-iming uang) Enggak,” kata Liga Akbar.

Dia juga mengaku tidak mendapat ancaman dan penyiksaan dalam pemeriksaan keterangan di tahun 2016 lalu tersebut.

Diketahui, atas pengakuan Liga ini, ayah Eky yang merupakan Polisi bernama Iptu Rudiana dicurigai banyak pihak.

Ditambah pula sebelumnya dia terkesan bungkam ketika kasus pembunuhan Vina dan Eky mencuat.

Rudiana pun baru-baru ini diperiksa Propam, namun hasil pemeriksaan itu belum diumumkan.

Selanjutnya Silakan Baca Berita Kami Di GoogleNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *