by

Sidang Lanjutan Mantan Penyidik KPK, Kuasa Hukum : Robin Minta Maaf Sudah Melakukan Penipuan

HarianNasional.Com, Jakarta – Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Stepanus Robin Pattuju alias Robin menjalani sidang Lanjutan hari ini, Senin (11/10/2021) di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.

Penyidik KPK dari Polri AKP Stepanus Robin Pattuju ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus penerimaan suap dari Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial.

Dalam kasus ini, Walkot Tanjungbalai diduga memberi uang sebesar Rp 1,5 miliar agar SRP membantu penyelidikan kasus korupsi diTanjungbalai dihentikan.

Menindaklanjuti pertemuan di rumah AZ, kemudian SRP diperkenalkan kepada MS untuk bisa membantu permasalahannya. SRP bersama MH sepakat untuk membuat komitmen dengan MS terkait penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi di pemkot tanjung balai untuk tidak ditindaklanjuti oleh KPK dengan menyiapkan uang sebesar Rp 1,5 miliar.

Sementara RM Tito Hananta Kusuma.,SH.,MM selaku kuasa Hukum Stepanus Robin Pattuju mengatakan, Pada persidangan hari ini terdakwa Robin bertanya kepada Syachrial apakah saya boleh minta maaf,,? Kepada Syahrial karena selama ini saya sudah berbohong dan menipu Bapak Syahrial dan akhirnya Bapak Syahrial memberikan maaf kepada Robin Pattuju karena klien kami sudah merasa melakukan penipuan dan memang Bapak Robin tidak punya kewenangan sama sekali,”Ujar Tito Hananta.

“Untuk masalah adanya 8 penyidik KPK justru saya menunggu ada atau tidak karena saya justru menunggu 8 penyidik KPK, kalau ada dan saya akan bela lagi jadi pengacaranya, tapi dari bukti-bukti yang saya periksa dan dari semua dokumen persidangan tidak ada 8 orang penyidik KPK,”tegas Tito Hananta.(rdk)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *