by

Setelah Pandemi, Pemulihan Pariwisata Indonesia Lebih Cepat

Jakarta: Presiden Joko Widodo berharap, semua destinasi wisata yang terdampak pandemi dapat segera pulih dan normal. Harapan ini disampaikan Presiden saat meninjau kawasan Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Utara, Kamis (19/1/2023).

“Semua negara, semua tujuan wisata, semua destinasi wisata mengalami hal yang sama. Tetapi, recovery, pemulihan di Indonesia jauh lebih cepat,” ujar Presiden.

Presiden mencontohkan, pariwisata Bali dapat pulih lebih cepat yang terlihat dari banyaknya wisatawan yang datang. Hal yang sama menurut Presiden juga tampak dari tempat-tempat wisata yang lainnya.

“Di tempat-tempat lain juga sama, kita harapkan akan kembali secepatnya normal. Sehingga semua destinasi wisata kita bisa pulih kembali atau lebih meningkat dari sebelum pandemi,” ucapnya lebih lanjut.

Likupang merupakan salah satu destinasi super prioritas (DSP) yang ditetapkan pemerintah. Selain itu ada Danau Toba di Sumatera Utara, Borobudur di Jawa Tengah, serta Mandalika di Nusa Tenggara Barat.

Ada pula Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur. Sebagai DSP, pemerintah menyiapkan pula infrastruktur pendukungnya, seperti bandara hingga jalan akses.

“Infrastruktur yang ada di Sulawesi Utara, baik airport-nya sudah dibenahi. Dan sekarang siap untuk menampung terminalnya dalam jumlah besar,” jelas Presiden.

Presiden juga menjelaskan, ada pula infrastruktur yang sudah diperbaiki. Dan progres perbaikan infrastruktur ini menurut Presiden sudah sangat jauh.

“Kemudian dari airport menuju ke Likupang ini bisa lewat darat yang jalannya sebagian sudah diperbaiki. Saya kira kalau dibandingkan sebelumnya jauh sekali, sekarang sudah mulus,” ungkap Presiden.

Selain jalur darat, pemerintah juga menyiapkan jalur laut yang dapat mempercepat waktu tempuh. Kini, dari kota menuju Likupang menjadi hanya 15-20 menit.

Presiden yakin, hal tersebut akan turut menarik investor untuk berinvestasi di Likupang. Fasilitas penginapan berkualitas pun menurut Presiden harus diperbanyak.

“Ini bisa menarik investasi, menarik investor dan kita harapkan seperti Marriot, (hotel) bintang lima ini tidak hanya satu. Tetapi nanti juga yang lain-lain, bintang empat, bintang tiga, atau yang resor, semuanya ada di kawasan Likupang ini,” katanya.

Presiden optimistis, Likupang akan ramai didatangi turis mancanegara. Dari Eropa maupun dari negara-negara Asia seperti Tiongkok, Jepang, dan Korea.

Mulai Februari 2023 ini, penerbangan langsung dari Tiongkok akan kembali dibuka. Presiden yakin sektor pariwisata ini akan makin meningkatkan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara.

“Turis dari Tiongkok, dari China sudah mulai Februari dibuka lagi, ada tiga atau empat pesawat yang akan kembali datang mulai awal Februari. Dan ini kan yang dari Singapura sudah,” ungkap Presiden.

Presiden berujar bahwa wisata Likupang dan sekitarnya akan normal kembali di masa mendatang. Terlebih adanya faktor dukungan dari sisi pertanian yang menjadi poin positif tambahan.

“Saya kira ini akan normal kembali. Artinya, Sulawesi Utara didukung dari sisi pertanian, didukung pariwisata, itu akan sangat bagus,” kata Presiden mengakhiri.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *