Sekap dan Aniaya Pacar Dua Bulan, ABG Garut Ditahan Polisi

0
(0)

Garut – Kepolisian Resor Garut menahan seorang pemuda karena telah menyekap dan menganiaya pacarnya. Tak tanggung-tanggung, sang pacar disekap selama dua bulan di rumah pelaku kawasan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

“Tersangka diduga melakukan penyekapan dan penganiayaan terhadap korban, saat ini sudah ditahan,” kata Kepala Satuan Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng kepada wartawan di Garut, Sabtu(25/4).

Ia menuturkan, tersangka bernama Aditya (19) warga Garut dilaporkan korban yang merupakan kekasihnya inisial PM (20) ke polisi karena telah melakukan penyekapan dan penganiayaan.

Korban, lanjut dia, berhasil melarikan diri dari rumah tersangka, kemudian meminta bantuan warga hingga akhirnya polisi menangkap pelaku untuk menjalani proses pemeriksaan hukum.

“Berdasarkan keterangan tersangka (alasan disekap) bahwa pacarnya ini menangis ingin pulang,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, tersangka tidak mau pacarnya pulang ke Jakarta hingga akhirnya menganiaya korban dengan cara dipukul dan menyundutnya dengan puntung rokok.

Sedangkan alasan korban ingin pulang ke Jakarta, kata Maradona, karena korban sudah tidak nyaman tinggal bersama dengan tersangka di Garut.

“Korban ini meminta untuk pulang namun tersangka tidak mau, maka terjadilah penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka,” tuturnya.

Akibat perbuatannya itu tersangka harus mendekam di tahanan Polres Garut untuk menjalani proses hukum lebih lanjut dan dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman kurungan dua tahun penjara.(EP/ant)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

1.300 UMKM di Pasaman Barat Mati Total

Sat Apr 25 , 2020
0 (0) Padang – Lebih dari 1.300 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mati total akibat dampak Corona Virus Disease (Covid-19). “Dari 2.632 UMKM yang ada, lebih setengahnya mati total dan tidak beroperasi,” kata Kepala Dinas Koperasi UKM Pasaman Barat Ali Zamar di Simpang […]