by

SAR Lakukan Pencarian Tenggelamnya Kapal Pembawa PMI

Jakarta: Kantor Search and Rescue (SAR) Tanjung Pinang masih melaksanakan pencarian tujuh orang korban hilang dalam peristiwa kecelakaan laut tenggelamnya kapal pembawa Pekerja Migran Indonesia (PMI) di perairan Batam.

“Dua hari sudah melaksanakan pencarian, jadi kami lanjutkan hari ini, ada enam kapal yang digerakkan dibantu masyarakat,” ucap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tanjungpinang Slamet Riyadi, saat berbincang dengan Pro 3 RRI, Minggu (19/6/2022).

Slamet menyebut, pihaknya memperluas radius pencarian dari lokasi titik awal kejadian. Pencarian ini melibatkan KN SAR Purworejo dengan tujuh orang kru, SAR Batam, personel TNI AL Lanal Batam, Ditpolair Polda Kepri, KSOP Batam, Bakamla, Bea Cukai serta BP2MI hingga masyarakat setempat.

Sebelumnya, sebuah kapal speed boat yang diduga membawa 30 orang PMI ilegal tenggelam di perairan Pulau Putri Batam, Kamis (16/6/2022) sekitar pukul 19.00 WIB.

“Kami dapat info dari jumlah orangnya ada 30,” imbuhnya.

Sebanyak 23 orang berhasil diselamatkan dan kini telah diserahkan ke Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk pemeriksaan lanjut. Sedangkan 7 orang lainnya hilang.