Salat di Rumah, Armand Maulana: Ya Allah Kami Rindu Jumatan

0
(0)

Jakarta – Pemerintah Indonesia memperpanjang masa status tanggap darurat Covid-19 dari semula 23 Maret hingga 5 April menjadi 19 April 2020. Masyarakat diimbau untuk tetap melakukan kegiatannya di rumah guna memutus mata rantai penularan wabah pandemi Covid-19. Kebijakan tersebut diantaranya yaitu bekerja di rumah (WFH), belajar di rumah hingga beribadah, salah satunya yaitu aktivitas salat Jumat.

Menanggapi persoalan tersebut, musisi Tanah Air Armand Maulana, merindukan aktivitas ibadah salat jumat di masjid. Hal ini diutarakan Armand melalui unggahan video yang dibagikan di akun Instagramnya. “Ya Allah kami rindu jumatan Ya Allah,” tulis Armand dalam keterangannya, Jumat (03/04).

Armand menganggap, wabah pandemi yang ganas ini merupakan salah satu ujian dari Allah. Dia pun mengajak masyarakat untuk berdoa agar ujian ini cepat berlalu sehingga masyarakat Indonesia bisa melakukan ibadah salat Jumat berjamaah di masjid.

“Yuk ah kita semua berdoa buat kaum muslim semoga ujian dari Allah ini cepat berlalu dan kita bisa kembali shalat berjamaah di masjid. Terus bisa takliman lagi di masjid. Aamiin Ya Rabbal Alamin. Oh ya jangan lupa Al Kahfi an yuk ahhh,” ungkap dia.

Dalam video tersebut, Armand tengah memperlihatkan suasana umat muslim di Eropa usai melakukan sholat Jumat. Dia bersyukur, bisa menjalankan sholat Jumat di Paris sebelum kasus pandemi Covid-19 merebak di seluruh dunia.“Sebulan yang lalu Alhamdulillah saya bisa jumatan di Paris pada saat Corona di Eropa dan Indonesia belum merebak dan menyebar kemana-mana,” kata Armand. (PS)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Memang Bukan Waktunya Bertengkar, Tapi India Tuntut Cina Jujur Soal Corona

Sat Apr 4 , 2020
0 (0) Jakarta – Perwakilan Tetap India untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Syed Akbaruddin, menyuarakan tentang pentingnya informasi dari Cina tentang wabah virus corona (Covid-19). India menegaskan, informasi sedetilnya terkait virus corona seperti barang publik, Cina harus berbagi informasi darimana asal dan dampak pandemi tersebut kepada dunia. Akbaruddin angkat bicara bagaimana […]