by

Risiko Gelombang Ketiga Covid Bisa Diminimalisir

Dompu: Ancaman serangan Covid-19, gelombang ketiga bisa diabaikan, jika seluruh pihak mampu bekerja dengan baik. Hal ini disampaikan Plt Kadis Kesehatan Kabupaten Dompuz Nusa Tenggara Barat, Maman, Senin (15/11/2021).

“Dompu, sangat memiliki resiko tinggi dalam mendapatkan serangan gelombang ketiga. Tapi sebetulnya itu bisa diabaikan, jika semua elemen bergerak, termasuk masyarakat,” katanya.

Masyarakat Dompu, yang dari awal sangat abai terhadap Prokes, terutama berkerumun, merupakan potensi tinggi untuk diserang covid. Contoh kasus, lanjut pria yang juga Assesor nasional bidang kesehatan ini, pada serangan kedua, Dompu posisi kasusnya landai. Namun karena euforia karena dianggap covid sudah sirnah, justru kasusnya meledak.

Bulan Desember mendatang, ada dua hati libur nasional yakni Perayaan Natal dan Tahun Baru. Warga Dompu, yang sudah lama tidak menikmati libur, dipastikan akan memadati tempat-tempat rekreasi.

Sama seperti tahun lalu, saat serangan kedua, meledaknya kasus Covid, akibat warga tidak mampu menerapkan prokes dengan baik.

“Kita punya pengalaman itu, nah artinya, skenario yang pernah kita lakukan, akan kembali digunakan, tentunya volumenya ditambah,” tambahnya.

Maman meminta seluruh pihak untuk tetap waspada, terutama dengan menjaga protokol kesehatan saat mengadiri undangan pernikahan dan makan di restoran. Dan yang lebih penting, tetap menghindari kerumuman saat libur Natal dan tahun baru.

“Jangan euforia, tetap waspada, sebentar lagi libur panjang natal tahun baru Banyak undangan pernikahan juga, restoran juga harus hati-hati,” jelas Maman.

Meski saat ini, Dompu dalam tiga bulan terakhir Nol Kasus, namun potensi itu belum bisa dikatakan aman. Herd immunity atau kelebalan kelompok, dengan pemberian vaksin Covid, belum mencapai 70 persen dari jumlah penduduk atau 147.564 jiwa.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *