Ricard Terpilih Secara Aklamasi Pada Musda X Partai Golkar Jakbar

5
(1)

 

DPD Partai Golongan Karya kota Jakarta Barat menggelar musyawarah daerah X untuk memilih pemimpin baru, di Hotel Grand Tjokro, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Minggu (23/8/2020).

Musda X Partai Golkar tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua DPD DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar dengan semangat dengan yel yel Golkar, disambut hadirin Indonesia, dan Indonesia, disambut Golkar. Dalam kesempatan tersebut Zaki mengatakan, Nantinya setelah Musda X harus diselenggarakan Rapat kerja untuk merencanakan program kedepannya.

“Musda Partai Golkar Jakbar ini salah satu musda yang dilaksanakan di hotel ini sangat luar biasa, nantinya setelah musda mesti ada raker untuk merumuskan program kerja seperti apa,” kata Zaki yang juga Bupati Tangerang ini.

Pihaknya berharap semua kader untuk melakukan konsolidasi karena sebagai kader harus mengikuti aturan dan tata tertib yang berlaku di partai Golkar.

“Kami mengapresiasi seluruh kepengurusan DPD Golkar Jakbar yang terus bekerja keras dan menghadirkan anggota legislatif, saya menginginkan terobosan baru dari kader yang multi etnis dan semua kepentingan bisa diakomodir asal jangan sampai terlena, Tantangan kedepan kita harus bisa menghadapi event politis lagi dan ditargetkan setiap dapil mempunya 2 anggota legislatif,” tandasnya

Dikatakan Zaki, nantinya Partai Golkar DKI Jakarta bisa bergerak bersama untuk mengusung calon gubernur sendiri tanpa harus tergantung dengan partai lain. Dengan mengusung pasangan sendiri maka kekuatan bargaining lebih kuat.

“Kedepan tantangan kita masih banyak dan semoga potensi kader bisa bergerak bersama sama,” harapnya.

Sementara itu, dari hasil Musda X Partai Golkar Jakarta Barat secara aklamasi memilih Ricard Moertidjaya sebagai Ketua Terpilih DPD II Partai Golkar Jakarta Barat periode 2020 -2025.

Menurut Ricard, setelah terpilih pihaknya akan merestorasi program pada bidang ekonomi dan kesehatan karena masih masa pandemi Covid 19.

“Untuk Program saat ini akan merestorasi kesehatan dan ekonomi karena pandemi covid 19 belum lewat,” Terangnya.

Lantaran baru terpilih sehingga masih dinamis belum bisa memberikan program jangka panjang dan yang terpenting adalah jangka pendek ini pandemi Covid 19 bisa berlalu.

“Diharapkan bisa amanah sehat dan menggemban amanah ini,” tutupnya (Zidan).

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Indonesia Tempati Posisi ke-23 Sebaran Kasus Covid-19 Dunia

Mon Aug 24 , 2020
5 (1) Jakarta – Data statistik Johns Hopkins University Medicine mencatat Indonesia menempati urutan ke-23 kasus sebaran Covid-19 secara global dari 188 negara yang sudah terpapar virus tersebut. Berdasarkan laman resmi Johns Hopkins University Medicine, Minggu (23/8), pukul 23.27 waktu setempat tercatat konfirmasi Covid-19 di Indonesia sebanyak 153.535 kasus. Angka tersebut […]