Ribuan Buruh yang Dirumahkan Perlu Bantuan Tunai

0
(0)

Palangka Raya: Selama pandemi corona, jumlah karyawan yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun di rumahkan di Kalimantan Tengah (Kalteng) terus meningkat. Mereka pun butuh bantauan langsung tunai.

Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kalimantan Tengah Amir Husein mengatakan, paling banyak karyawan yang dirumahkan berasal dari sektor jasa salah satunya perhotelan. Hal itu merupakan akibat biaya operasional yang tinggi tidak sebanding dengan pemasukan. Sebagai solusi mengatasi bertambahnya pengangguran, pihaknya pun memberikan solusi dengan mengarahkan untuk mengikuti program Kartu Prakerja.

“Kita dari pemerintah, terus berupaya menjembatani apa yang menjadi keluhan para buruh, saat ini ribuan karyawan alami PHK dan yang dirumahkan, sebagian sudah mengikuti kartu pra kerja, mereka mendapat pelatihan dan uang pembinaan,” kata Amir kepada RRI Jum’at (26/6/20)

Data yang ada di Disnaker menunjukkan sebanyak 157 perusahaan di Kalteng mengeluarkan kebijakan PHK kepada 340 karyawannya, sedangkan yang di rumahkan 2.126 orang. Sehingga total keseluruhan mencapai 2.446 karyawan.

Sementara di tempat terpisah, Pengurus Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) KOordinator Wilayah (Korwil) Kalteng Karliansyah meminta pihak terkait dapat menyalurkan bantuan secepatnya kepada kalangan buruh, yang paling diperlukan bantuan sosial tunai, sebab buruh selama pandemi kehilangan pekerjaan, dan tidak adanya pemasukan.

“Bahkan dari kalangan buruh ada yang sampai menjual motor, perhiasan, dan lainnya, demi mencukupi nafkah keluarga sehari hari, makanya kami tegas menolak kalau adalagi penerapan PSBB, kami tolak, kalau perlu kami menggelar aksi nanti,” pinta Karli.

Ia menambahkan, untuk mengatasi permasalahan buruh yang sudah terdampak corona, tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi peran perusahaan di Kalteng perlu dilibatkan, demi mengurangi beban para buruh, terbaru bantuan sebanyak 50 paket sembako dari Bank kalteng, sangat membantu para buruh untuk mencukupi kebutuhan sehari hari, setelah 3 bulan tidak mendapat pemasukan danmenjalani sosial distancing.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Pejabat Bea Cukai Tersangka, Begini Sikap Kemenkeu

Fri Jun 26 , 2020
0 (0) Jakarta: Kementerian Keuangan menyikapi serius kasus importasi tekstil ilegal yang melibatkan empat pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan. “Kami di Kementerian Keuangan berkomitmen untuk menjaga integritas dan profesionalitas dari seluruh staf dan institusi Kementerian Keuangan. Dalam penanganan kasus ini, Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan dan Ditjen […]