Realokasi Anggaran Covid-19 Dinilai Membingungkan

0
(0)

Jakarta – Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR, Achmad Dimyati Natakusumah, menanggapi langkah kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah yang ramai-ramai melakukan refocusing dan realokasi anggaran untuk penanganan Covid-19. Dalam pelaksanaannya, banyak pihak yang kebingungan karena beberapa mata anggaran sudah dibelanjakan secara swakelola.

“Setelah membelanjakan barang dan jasa tersebut, ada ketakutan. Mulai dari apakah yang dilakukan terbebas dari unsur kolusi dan korupsi karena tidak sesuai aspek prasyarat dan spesifikasi,” kata Dimyati di Jakarta, Senin (4/5).

Selain itu, kualitas juga tidak sesuai dengan mekanisme pengadaan yang benar, serta tidak melaksanakan prinsip good governance and clean goverment.

Dia menjelaskan, pemerintah pusat dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) telah membuat peraturan dan edaran serta memberi instruksi dan imbauan bahkan panduan untuk mempercepat kegiatan pengadaan dengan cara langsung. Tapi peraturan dan edaran itu tidak mudah dilaksanakan dan diimplementasikan sesuai dengan ketentuan tersebut.

“Kemungkinan besar banyak yang melakukan penyimpangan, inefisiensi yang ujungnya merugikan keuangan negara, baik yang disengaja maupun tidak disengaja,” ucap Dimyati.

Dimyati berharap kementerian dan lemnaga terkait segera menetapkan penyedia barang dan jasa yang ada di Indonesia dengan standar harga perkiraan sendiri (HPS) masing-masing. Dia juga meminta pemerintah menetapkan persyaratan dan spesifikasi kebutuhannya yang sama secara kualitas, tergantung kondisi kebutuhan yang ada di daerah, dalam penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi dan social safety net serta dukungan industri.

“Penanganan yang masif terstruktur dan sistematis serta cepat tepat sasaran, dan untuk menghindari kerawanan kejahatan dan kecerobohan kelalaian yang mengakibatkan kerugian keuangan negara,” ucap Dimyati.(EP)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Ada Infeksi Virus Corona di KRL, Kemenhub Masih Bungkam

Wed May 6 , 2020
0 (0) Jakarta – Tiga pengguna kereta rel listrik (KRL) Commuterline dinyatakan positif virus corona (Covid-19) setelah dites swab PCR oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Senin (4/5). Tiga pengguna KRL itu diketahui berstatus orang tanpa gejala (OTG). Kejadian itu semakin menuai kritik dari Bupati Bogor, Ade Yasin, yang sebelumnya pernah […]