by

Ratusan Hewan di Tangerang Terjangkit PMK

Tangerang: Ratusan hewan ternak di Kota Tangerang terpapar penyakit mulut dan kuku atau PMK.

“Ya kemarin ditemukan 253 hewan ternak yang ada diwilayah Kota Tangerang positif terpapar PMK,” Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, kepada RRI.co.id, Selasa (14/6/2022).

Seluruh hewan yang terjangkit itu, sambung Arief, berasal dari daerah pengiriman yang beragam. Mulai dari Banyuwangi, Jawa Timur, Jawa Tengah maupun Purwakarta.

Arief menyebut, pihaknya akan mulai menutup pengiriman hewan ternak dari daerah lain selama 14 hari sebelum Iduladha 1443 Hijriyah.

“Untuk menekan laju penyebarannya, Pemerintah Kota Tangerang langsung melakukan rapat koordinasi dengan pihak Provinsi Banten, Kabulaten Tangerang serta Kota Tangerang Selatan,” ucap Arief.

Pemerintah Kota Tangerang juga akan memperketat hewan yang ada, Mulai dari surat keterangan sehat hingga menyebar tim dokter guna mengobati ratusan hewan yang telah terpapar.

“Kabar baiknya, dari 253 hewan ternak terpapar PMK jelang Idul Adha ini, dari jumlah tersebut 34 persennya sudah sembuh,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Kota Tangerang masih tetap menerima kiriman sapi dari Jawa Timur. Walaupun, kasus hewan Sapi di wilayah itu yang terkena penyakit mulut dan kuku (PMK) mengalami peningkatan.

Sementara itu, Kepala DKP Kota Tangerang Abduh Surahman menjelaskan, saat ini secara masif pihaknya menurunkan belasan dokter hewan untuk memeriksa kesehatan hewan kurban di seluruh peternakan hingga lapak penjualan hewan kurban di Kota Tangerang.

“Tak hanya kesehatan fisiknya yang bebas PMK. Tim DKP juga memeriksa surat keterangan sehat dari daerah asal hewan kurban tersebut. Jika semua dicek aman dan sesuai standar, DKP akan memberikan stiker yang menyatakan lapak sehat dan aman PMK,” ujarnya.

“Stiker ini bisa menjadi acuan para pembeli hewan kurban, untuk lebih yakin hewan-hewan yang dijual sudah melewati pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan sehat,” lanjutnya.