by

Puluhan Ribu Kampung Keluarga Berkualitas Terbentuk di Indonesia

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas di Indonesia sudah terbentuk 16.845, hingga Juni 2022.

Jumlah Kampung Keluarga Berkualitas (KB) tersebar di 83.843 desa atau kelurahan.

“Dengan kata lain, Kampung Keluarga Berkualitas telah terbentuk kurang lebih 20 persen di Indonesia,” ujar Muhadjir Effendy, saat meluncurkan Inpres Nomor 3 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas, secara daring, Selasa (12/7/2022).

Kendati demikian, Muhadjir menyebut keterlibatan lintas-sektor dalam pembangunan keluarga berkualitas masih kecil. Yakni rata-rata sebesar 14 persen.

Sedangkan keterlibatan organisasi perangkat daerah (OPD) Pengendalian Penduduk dan KB sebesar 42.79 persen, komponen masyarakat kampung KB sebesar 25.2 persen, dan keterlibatan swasta 4.1 persen.

“Karena itu, keterlibatan multi sektor masih perlu ditingkatkan dengan adanya Inpres No. 3 Tahun 2022,” ungkap Muhadjir.

Sebagai informasi, Inpres Nomor 3 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas diterbitkan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memberdayakan serta memperkuat institusi keluarga melalui optimalisasi penyelenggarakan Kampung Keluarga Berkualitas di setiap desa/kelurahan.

Inpres No. 3 Tahun 2022 memberikan amanah kepada 13 Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah untuk melaksanakan dan mengambil langkah-langkah secara terkoordinasi dan terintegrasi sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing.

Hal ini, untuk meningkatkan kualitas keluarga dalam rangka mengoptimalkan penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas melalui penyediaan data keluarga dan dokumen kependudukan, perubahan perilaku keluarga, peningkatan cakupan layanan dan rujukan pada keluarga, dan penataan lingkungan keluarga.