Publikasi Normalisasi Kali Angke di Kecamatan Cengkareng

0
(0)

 

Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menggelar Publikasi Keputusan Gubernur DKI Jakarta No. 648 Tahun 2020 terkait penetapan lokasi untuk normalisasi Kali Angke, di jalan Utama Kantor Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (29/7/2020).

Kepala UPT Pembebesan Lahan Dinas SDA DKI Jakarta, Roedito Setiawan mengatakan, sesuai dengan amanat dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pihaknya melakukan publikasi pada aparatur Kelurahan Duri Kosambi yang ada di wilayah Cengkareng Jakarta Barat.

“Saat ini sedang diinvent oleh BPN yang selanjutnya akan dilakukan penelitian dokumen dan dilanjutkan pelepasan haknya,” paparnya.

Dikatakan Roedito, normalisasi kali Angke tersebut akan dibangun sheetpile dan polder dan Lahan yang akan dibebaskan di Kedoya Utara 800 meter dengan panjang 330 meter, Duri Kosambi 4000 meter dengan panjang 1500 meter.

“Ditaargetkan pada bulan September tahun sudah selesai pembebasannya dan akan disosialisasikan lagi dengan masyarakat sekitar,” katanya.

Lebih lanjut Roedito menambahkan, proses pengadaan ini berjalan lancar sesuai rencana dan genanagan yang ada di Duri Kosambi bisa ceper selesai.

“Mohon dukungan pada masyarakat supaya cepet dalam proses pengadaan lahan ini,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Camat Cengkareng, Rano mengatakan akan dikoordinasikan dengan semua pihak dan akan mengawal kegiatan tersebut.

“Sampai sejauh mana proses pembebasan lahan yang nantinya akan dilakukan normalisasi,” tandasnya.

Menurut Rano, nantinya pembangunan sesuai dengan skedule dan Diharapkan dari kegiatan Normalisasi ini akan mengurangi luapan air pada saat musim hujan.

“Mudah mudahan berdampak baik buat masyarakat sekitar,” harapnya.(Zdan)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Nadiem Terbitkan Protokol Kesehatan Pembelajaran Tatap Muka di Zona Non-Hijau

Thu Jul 30 , 2020
0 (0) Jakarta–Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menekankan bahwa kemungkinan untuk menyelenggarakan pembelajaran tatap muka di zona nonhijau, terutama zona kuning, harus tetap mematuhi protokol kesehatan. “Yang sudah jelas, apapun kita lakukan untuk relaksasi tatap muka. Protokol kesehatan adalah yang terpenting,” kata Mendikbud Nadiem dalam konferensi pers setelah meninjau sejumlah […]