by

PT MRT Jalin Kesepakatan dengan Empat Mitra Jepang

Jakarta: PT MRT Jakarta menandatangani empat nota kesepahaman dengan para mitranya dari Jepang. Mereka adalah Urban Renaissance Agency (UR Agency), Oriental Consultants Global (OCG), JR East, dan Hankyu Hanshin Properties.

Penandatanganan dilakukan di sela-sela kegiatan ‘Transit Oriented Development (TOD) Investment Forum’ di KBRI Tokyo, Selasa (29/11/2022). Acara tersebut diselenggarakan oleh KBRI Tokyo bekerja sama dengan PT MRT Jakarta.

Event tersebut juga didukung oleh Pemprov DKI Jakarta, Kementerian Perhubungan, IIPC Tokyo dan BI Tokyo. Duta Besar RI untuk Jepang, Heri Akhmadi, turut hadir memfasilitasi penandatangan nota kesepahaman tersebut.

Pada kesempatan itu, Dubes Heri Akhmadi mengundang partisipasi investor Jepang. Khususnya dalam pengembangan Kawasan Berorientasi Transit (KBT) di sekitar jalur stasiun MRT Jakarta.

“Untuk mewujudkan konsep tersebut, PT MRT membutuhkan mitra profesional,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima pada Jumat (2/12/2022). Menurut Heri, kesuksesan membangun jalur MRT Jakarta meyakinkannya bahwa Jepang dengan pengalaman dan teknologinya adalah mitra yang tepat.

“Saya berharap kerja sama ini terus terjalin dan berkelanjutan,” kata Dubes. Apalagi tahun 2023 nanti akan menjadi momentum peringatan 65 tahun hubungan Indonesia-Jepang.

“Memanfaatkan hal tersebut saya ingin akan semakin banyak komitmen kerja sama kedua negara,” ujarnya. Terutama yang berorientasi kepada pembangunan fisik dan masyarakat.

Dirut PT MRT Jakarta, Tuhiyat, juga menegaskan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk operator TOD maupun kontraktor Jepang. Menurut dia, hal ini akan memicu regenerasi perkotaan dan ekonomi Jakarta.

TOD Investment Forum merupakan tindak lanjut kunjungan Menteri Perhubungan RI dan direksi PT MRT ke Jepang, Juni 2022. Forum ini bertujuan untuk menawarkan proyek-proyek potensial terkait pengembangan KBT di Jakarta.