by

PSSI Berharap AFF Cermati Laga Vietnam vs Thailand

Jakarta: Federasi Sepakbola ASEAN (AFF) diharapkan dapat membuktikan adanya match fixing pada laga Vietnam vs Thailand di Piala AFF U-19. Hal itu lantaran laga yang berakhir 1-1 tersebut diduga tidak mengedepankan fair play dan terjadi pengaturan skor.

Harapan itu disampaikan Ketua Umum PSSI MUhammad Iriawan dalam perbincangan dengan Pro 3 RRI, Kamis (14/7/2022).

“Tolong dipahami dulu protes itu. Bukan regulasinya, tetapi fair playnya antara permainan Vietnam dan Thailand. Ingat dalam sepakbola bukan kemenangan saja, tetapi ada fair play yang harus dilakukan. Fair play-nya apa, saya tidak menuduh dia main sabun atau main mata, itu nanti dibuktikan oleh AFF,” ungkap pria yang akrab disapa Iwan Bule ini.

Menurutnya, yang menjadi sorotan PSSI dari pertandingan Minggu (10/7/2022) itu adalah situasi pada 27 menit menjelang

laga berakhir atau setelah kedudukan imbang 1-1.

Berdasarkan rekaman yang diterima PSSI dan sudah dibicarakan dalam rapat bersama pejabat internal PSSI pada Senin (11/7/2022), Vietnam dan Thailand diduga tidak berniat mencetak gol ke gawang lawan masing-masing karena skor 1-1 cukup membawa mereka ke semifinal Piala AFF U-19.

Pihaknya menyayangkan permainan Vietnam vs Thailand yang dinilainya dapat merusak sepak bola ASEAN.

“Itu saya ingin keadilan dari AFF. Coba tolong dilihat apakah pantas fi menit-menit terakhir utak-atik saja. Vietnam utak-atik di pertahanan dan Thailand tidak mau mengejar bola, kan gitu,” tegasnya.

“Jadi bukan yang kita cari match fixing tetapi fair play,” tambahnya.

Apalagi, lanjutnya, Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) telah menegaskan bahwa kemenangan bukan yang utama, tetapi lebih mengedapankan fair play.

“Kalau menang dengan mengejar kemenangan dengan cara tidak baik, itu sama saja dengan tidak benar,” pungkasnya.