by

Pro-Kontra Kebijakan Sekolah Tatap Muka

Jakarta: Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberi usul kepada Kemendikbud agar segera membuka sekolah secara tatap muka pada tahun depan.

“Seluruh masukan kami, agar 2021 kita mulai berpikir buka sekolah,” kata Anggota KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti, dalam diskusi yang berlangsung di BNPB, Jumat (13/11/2020).

Retno menyarankan, nantinya pembukaan sekolah tatap muka tidak perlu berbasis zona risiko terhadap Covid-19. Cukup berbasis kesiapan sarana dan prasarana masing-masing sekolah.

“Jadi kami berharap ini disiapkan dulu oleh Pemda. Politik anggaran di ke sanakan, Kemendikbud mulai jangan bantuan kuota saja tapi mulai infrastruktur sekolah agar anak-anak kita selama di sekolah dia betul-betul terlindungi,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Ombudsman RI Adrianus Meliala mengatakan, pihaknya setuju dengan kebijakan pemerintah terkait pembelajaran jarak jauh.

Pada dasarnya, Ombudsman menilai kebijakan tersebut sebagai hal yang baik dan tepat.

“Jadi pada dasarnya, pada awalnya, itu kami melihat bahwa kebijakan pembelajaran jarak jauh ini sebagai hal yang baik dan tepat pada masanya,” katanya dalam talkshow Belajar Efektif di Masa Pandemi, di gedung Graha BNPB, Jumat (13/11).

Adrianus menjelaskan alasan sebelum pihaknya menyetujui kebijakan yang dikeluarkan pemerintah tersebut. Pada awal pandemi di Indonesia, pihaknya membuka pengaduan. Hasilnya, banyak yang menyinggung soal kesehatan.

“Pada waktu awal mula bulan Maret-April, kami membuka pengaduan tentang Covid ini dan terus terang, pengaduan yang banyak kami terima mencapai ribuan adalah soal kesehatan,” jelasnya.

Di sisi lain, salah seorang siswi bernama Alawiyah yang saat ini duduk di kelas 1 SMA di Jakarta mengaku, bahwa PJJ membuatnya nyaman sehingga tidak ingin lagi sekolah secara tatap muka.

“Enakan begini, belajar online di rumah. Kalau bisa si sampe lulus nanti soalnya udah nyaman seperti ini,” kata Alawiyah saat ditemui di Jakarta Selatan, malam (13/11/2020).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *