by

Presiden Ingatkan Alami Lonjakan Kasus Omicron

Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, kasus varian Covid-19 Omicron di Indonesia mengalami lonjakan.

Presiden Jokowi menyebut, hari ini kasus varian Omicron di Indonesia mencapai 135 kasus.

“Pada rapat terbatas pagi hari ini mengenai evaluasi Mingguan terhadap implementasi dari pengangan Covid, saya ingin menyampaikan bahwa kasus Omicron sudah mengalami lonjakan. Kasus Omicron mengalami lonjakan hari ini menjadi 136 kasus,” kata Presiden Jokowi usai rapat terbatas bersama sejumlah Menteri, Senin (3/1/2021).

Oleh karena itu, Presiden mengingatkan kembali untuk segera menerapkan prosedur mitigasi yang harus dilakukan guna mengantisipasi penyebaran Omicron semakin meluas.

“Saya ingin mengingatkan kembali langkah-langkah yang harus kita lakukan. Utamanya mengenai persiapan fasilitas-fasilitas kesehatan yang kita miliki baik pusat maupun daerah. Karena tadi pagi, saya mendapatkan informasi bahwa sudah terjadi transmisi lokal kasus Omicorn sehingga prodesur mitigasi harus betul-betul kita siapakan,”

Memasuki tahun baru, kata Kepala Negara, seluruh sektor sudah bergerak dengan aktifitas-aktifitasnya, baik pendidikan hingga perkantoran.

Oleh karena itu, guna melakukan mitigasi varian Omicron, terdapat beberapa hal yang menjadi fokus utama. Salah satunya terkait karantina.

Jokowi meminta pihak terkait, agar tidak ada lagi dispensasi-dispensasi atau kasus membayar oknum agar terhindar dari karantina, terjadi lagi.

Untuk itu, ia meminta BIN dan Polri mengawasi secara tegas terkait karantina.

“Bagi yang datang dari luar negeri, jangan ada lagi dispensasi-dispensasi apalagi yang bayar-bayar itu kejadian lagi. Karena kalau kita lihat, kenaikkan 136 kasus ini hampir seluruhnya berasal dari kasus impor. Saya harapkan sekali lagi BIN, Polri, yang menyangkut urusan karantina agar betul-betul diawasi betul,” tegas Jokowi.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *