Polisi Ringkus 10 Pelaku Judi Online Jaringan Internasional

Jakarta – Polisi meringkus 10 orang terduga pelaku judi daring atau online jaringan internasional di wilayah Matraman, Jakarta Timur. Jaringan ini diduga beromset ratusan juta dalam sehari.

“10 tersangka itu berinisial ALM (24), AH (31), AGS (30), APU (24), BER (31), FD (24), RMAI (24), SQ (23), SN (20) dan YY (21),” ujar Kapolres Metro Jaktim Kombes Nicolas Ary Lilipaly dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu, 7 Januari 2024.

Menurut Nicolas, para tersangka beroperasi di indekos di wilayah Jaktim, yakni di Jalan Kebon Kelapa Tinggi Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman dan Jalan Kayu Manis Kecamatan Matraman.

Awal mula pengungkapan kasus ini, kata dia, ketika Tim Operasi Nasional (Opsnal) Kriminal Umum Polres Metro Jaktim mendapat laporan ihwal adanya dugaan aktivitas judi online di indekos tersebut.

“Anggota melakukan pemantauan sekitar dua pekan di sekitar lokasi.Pada Minggu , 4 Febuari 2024, anggota Polres Metro Jaktim membekuk tujuh orang dan sisanya di Bandara Soekarno-Hatta,” tuturnya.

Adapun barang bukti yang disita, ada 14 unit komputer pribadi (pc), empat unit telepon seluler dan dua buah kartu ATM. Dalam aksinya, sepuluh tersangka mempunyai peran masing-masing.

“Ada yang berperan sebagai orang yang mempromosikan di media sosial Facebook di antaranya tersangka APU, AH, SN, SQ, YY dan RMAI,” ucapnya.

Sedangkan tersangka lainnya berperan sebagai admin WhatsApp untuk mengirimkan tautan judi daring kepada calon pemain. Mereka berinisial ALM dan AGS.

“Tersangka inisial FD dan BER berperan sebagai orang yang merekap calon pemain yang mendaftar ke tautan judi daring dan memberikan ‘fee’ kepada para promotor,” kata Nicolas.

Dari hasil pemeriksaan terhadap para tersangka, para tersangka judi daring itu merupakan jaringan internasional.

“Ada jaringannya ke luar negeri, negara K. Informasi yang kita dapatkan, bosnya ada di negara K,” ujarnya.

Selanjutnya Silakan Baca Berita Kami Di GoogleNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *