by

Plasenta Bayi Jadi Target Infeksi Virus Corona

Bern: SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan Covid-19, dapat menginfeksi sel-sel plasenta manusia, menurut temuan ilmuwan Bern dan Lausanne. Mereka mengatakan bahwa virus juga berkembang biak dan menginfeksi sel-sel plasenta di sekitarnya.

“Ini adalah kemajuan besar dalam pemahaman kita tentang Covid-19 selama kehamilan,” jelas Marco Alves, pemimpin kelompok studi dan ahli imunologi di Institute of Virology and Immunology, di Bern.

“Ribuan partikel virus menular dapat diproduksi dengan cepat di plasenta. Selain itu, kami mengamati bahwa ekspresi reseptor SARS-CoV-2 di plasenta sangat bervariasi dan spesifik untuk setiap kehamilan, yang mungkin menjelaskan mengapa virus terkadang ditularkan ke janin,” kata Alves, seperti dikutip dari SWI swissinfo.ch, Sabtu (6/11/2021).

Hasil penelitian tersebut baru-baru ini dipublikasikan di jurnal Cell Reports Medicine dan dipublikasikan dalam sebuah rilis media di Swiss pada hari Jumat.

Wanita hamil memiliki risiko 70% lebih besar terinfeksi SARS-CoV-2 dibandingkan populasi umum pada usia yang sama, kata para peneliti.

“Jika mereka terinfeksi, risiko perkembangan yang parah, yaitu masuk ke perawatan intensif, sekitar 5-10%,” jelas David Baud, kepala kebidanan di Rumah Sakit Universitas Lausanne (CHUV), yang juga terlibat dalam penelitian, dalam pernyataan bersama.

Risiko kelahiran prematur meningkat dua hingga tiga kali lipat dan risiko kematian janin juga meningkat dua hingga tiga kali lipat jika ibu hamil terinfeksi.

Vaksin messenger RNA (mRNA) (seperti yang diproduksi oleh Moderna dan Pfizer/BioNTech) yang telah diberikan kepada ratusan ribu wanita hamil sejauh ini, tidak menimbulkan peningkatan risiko bagi ibu dan anak, tambah pernyataan itu.

Ini menjelaskan bahwa mRNA tidak masuk ke janin, tetapi antibodi yang dikembangkan oleh ibu melewati penghalang plasenta dan akan melindungi bayi.

“Fakta bahwa virus dapat menginfeksi dan berkembang biak di plasenta menunjukkan perlunya wanita divaksinasi,” kata kedua peneliti tersebut.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *