Pilkada 2020, Jangan Lakukan Politik Uang

5
(1)

ilustrasi

Jakarta: Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Abhan Selain meminta, pasangan calon (paslon), partai politik, maupun tim sukses tidak melakukan praktik politik uang.

Menurutnya, politik uang dapat mematikan kaderisasi politik, kepemimpinan tidak berbasis kualitas, merusak proses demokrasi, dan pembodohan rakyat.

“Politik uang merupakan pelecehan terhadap kecerdasan pemilih merusak tatanan demokrasi serta meruntuhkan harkat dan martabat kemanusiaan,” kata Abhan, Kamis (22/10/2020).

Tak hanya itu, dia juga mengungkapkan, jika terjadi politik transaksional antara calon dan cukong agar menalangi biaya politik yang tinggi, maka peluang Korupsi terbuka lebar.

“Korupsi anggaran pembangunan dirampok untuk mengembalikan utang kepada para pemodal dan sebagainya,” tukasnya.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Hasil Rapat Satgas Covid-19, Pasar Ditutup Sementara

Thu Oct 22 , 2020
5 (1) Sungai Penuh: Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kerinci memutuskan menutup sementara tiga pasar tradisional (balai) di Kabupaten Kerinci, Jambi akibat terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir ini. Wakil Bupati Kerinci Ami Taher menyatakan, penutupan untuk sementara waktu tiga Balai ini sudah diputuskan dalam rapat […]