Friday, May 7

Pesan Vaksin Over Order Lima Kali Lipat dari Populasi, Banyak Negara Yang Serakah

Jakarta – Sejumlah negara bermental serakah atau my country first terkait penguasaan vaksin Covid-19. Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan, nasionalisme vaksin oleh sejumlah negara bahkan terus meningkat.

Mengutip Sekjen PBB Antonio Guterres, kata Retno, vaksinasi saat ini belum merata dan tidak adil. Menurut Retno, beberapa negara maju bahkan memesan vaksin “over-order” sebanyak lima kali lipat dari populasinya.

Selain itu, sejumlah negara memberlakukan pembatasan ekspor vaksin. Padahal, ada 130 negara yang belum melakukan vaksinasi dan baru enam negara Afrika yang baru memulai program vaksinasi.

Dengan situasi ini, dia mendesak kerja sama dan kolaborasi internasional mengatasi tantangan tersebut.

“Indonesia telah secara konsisten menyuarakan seruan ini sejak awal pandemi,” jelas Retno Marsudi saat menyampaikan pidato dalam acara International Conference on Tackling the Covid-19 Pandemic pada Rabu (24/2).

Dia menegaskan, Indonesia telah menyuarakan pentingnya multilateralisme agar mengamankan akses vaksin seadil-adilnya untuk semua negara. “Tidak hanya untuk negara berkembang dan kurang berkembang tetapi juga penting untuk negara maju,” jelas dia.

“Ini adalah tanggung jawab kolektif semua negara untuk mempromosikan solidaritas dan komitmen politik yang lebih besar untuk tujuan ini,” kata dia. (Aza/AA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *