Perpusnas Selamatkan Puluhan Manuskrip Abad ke-19

Semarang – Puluhan manuskrip koleksi Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) diselamatkan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) bekerja sama dengan Dinas Arpus Jateng.

Sebanyak 61 kitab manuskrip kuno dari abad ke-19 Di antara koleksi karya-karya Mbah Sholeh Darat. Salah satu karyanya berjudul ‘Sabulul Abid ala Tarjumah Jauharil Tauhid’ yang diterbitkan 1315 H atau 1897 Masehi.

Kemudian terdapat karya Kiai Rifa’i, Kalisalak, yang berada di Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Karya Mbah Kiai Rifa’i berjudul ‘Kumpulan Kitab Nadzam’ diperkiran dikarang tahun 1850-an.

Tim pelestarian manuskrip tiba di MAJT, Selasa (5/9/2023), yang diterima Sekretaris PP MAJT KH Muhyiddin dan Ketua Bidang Humas Isdiyanto. Tim Perpusnas terdiri dua konservator dan dua pengalih media yang didampingi tim Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah.

“Secara tulus kami berterima kasih kepada pihak Dinas Arpus Jateng yang menjembatani MAJT dan Perpusnas RI, sehingga kegiatan pelestarian naskah kuno ini dapat terlaksana,” kata Kiai Muhyidin ketika menerima rombongan.

Koordinator Tim Perpusnas Aldi menjelaskan upaya pelestarian naskah kuno MAJT ini di antaranya melakukan fumigasi. Selain itu, pihaknya akan melakukan koservasi dan penjilidan ulang terhadap naskah kuno yang rusak dan alih media digital.

“Nantinya hasil alih media naskah tersebut akan diunggah di website sehingga bisa diakses masyarakat luas,” katanya.

Perpusnas, dibantu pustakawan Dinas Arpus Jateng, juga akan melakukan identifikasi naskah yang akan dilestarikan fisiknya maupun informasinya. Pustakawan Dinas Arpus Jateng Budi Wahyono menjelaskan naskah kuno koleksi MAJT ini cukup menarik.

Koleksinya beragam dan bernilai sejarah yang sangat tinggi, sehingga patut diselamatkan dari ancaman rusak dan punah. Kerusakan manuskrip kuno diketahui pada Mei 2023.

Saat itu Kepala Pusat Preservasi dan Alih Media (Bahan) Perpustakaan Nasional Made Ayu Wirayati bersama Tim Preservasi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Provinsi Jawa Tengah tengah meneliti dan mengidentifikasi Museum MAJT.

Selanjutnya Silakan Baca Berita Kami Di GoogleNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *