Perempuan India Menggugat ke Pengadilan setelah Tahu Suaminya Botak

5
(230)

Thane–Seorang akuntan hukum berusia 27 tahun bertekad untuk mengajukan pengaduan ke pengadilan terhadap suaminya sendiri. Hal ini dilakukan karena suaminya berselingkuh dengan menyembunyikan kebenaran bahwa dia sebenarnya botak.

Seorang juru bicara polisi membenarkan bahwa kasus tersebut terdaftar di bawah Pasal 406 dan 500 dari KUHP India (IPC) di Kantor Polisi Naya Nagar di Thane. Wanita itu mengklaim keluarga suaminya tidak mengungkapkan bahwa dia sebenarnya memiliki kepala botak.

Melalui dokumen pengaduan, pengadu menyatakan bahwa suaminya telah memakai wig. “Jika dia tahu suaminya botak, dia menolak untuk menikah dengannya dua tahun lalu,” jelas petugas senior di kantor polisi, Kailash Barve dikutip AFP.

Wanita itu mengaku mengetahui status kebotakan suaminya sehari setelah menikah dan ketika dia menghubungi mertuanya, mereka mengatakan itu adalah masalah kecil. Dia juga menuduh bahwa mertuanya melecehkannya untuk mendapatkan lebih banyak mas kawin dan bahwa suaminya melakukan tindakan seksual yang tidak wajar padanya.

“Terdakwa utama menikah dengan pelapor, akuntan sewaan, pada bulan September tahun ini. Wanita itu kemudian menemukan bahwa dia botak dan memakai wig, ”kata Kailash Barve, inspektur senior kantor polisi Naya Nagar dikutip laman India.com.

Menurut wanita itu, dia hanya tahu tentang suaminya yang berkepala botak sehari setelah mereka menikah. Dia juga memberi tahu saudara iparnya tentang masalah itu, tetapi mereka hanya menjawab bahwa itu bukan masalah serius. (NE)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 230

No votes so far! Be the first to rate this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

BPS PDB RI pada kuartal III-2020 Minus 3.49 Persen, Indonesia Masuk Jurang Resesi?

Thu Nov 5 , 2020
5 (230) Jakarta: Benarkah ini resesi bagi Indonesia? Apakah Indonesia sudah masuk jurang resesi? Badan Pusat Statistik (year on year/yoy). Secara kuartalan, ekonomi sudah mulai tumbuh sebesar 5.05 persen dan secara kumulatif masih terkontraksi 2.03 persen. Dibandingkan kuartal II-2020, realisasi pertumbuhan ekonomi tersebut membaik. Pada kuartal II lalu, pertumbuhan ekonomi […]