Friday, May 7

Penumpukan Penumpang di Stasiun Depok, Physical Distancing Ambyar

Depok – Physical distancing di Stasiun Depok, Jawa Barat sepertinya tidak berlaku. Hal tersebut akibat penumpukan penumpang sehingga tidak ada jarak di antara mereka.

Menurut Warga Cibinong, Destia pembatasan jam operasional menjadi penyebab penumpukan tersebut. Padahal di tengah pandemi virus corona (Covid-19) masyarakat harus menjaga jarak.

“Kemarin uji coba (pembatasam jam operasional KRL) pas long weekend jadi ya longgar. Nah sekarang hari kerja ya bedalah sama pas long weekend. Desek-desekan, gimana mau physical distancing,” ujar Destia, Senin (13/4).

Dia menambahkan, jika pemerintah tidak belajar dari pengalaman. Seharusnya, kata dia, pengelola stasiun menyediakan banyak petugas khusus yang mengatur jarak antarcalon penumpang kereta.

“Pemerintah gimana sih, kok begini. Namanya masyarakat kalau ga diatur dan nggak diawasi ya gini. Dapat jarak 20 cm aja sudah alhamdulillah. Mana banyak yang nggak pake masker,” imbuhnya.

Senada dengan Destia, penumpang KRL lainnya, Ayu juga berharap pemerintah dalam hal ini pengelola stasiun bisa lebih mempersiapkan segala kemungkinan. Disaat ingin menekan penyebaran virus corona namun seakan tidak serius.

“Pas bulan lalu gini juga pdahal dan numpuk. Eh masih aja diikutin heran gue. Serius nggak sih tekan penyebaran corona,” kata Ayu. (MSH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *